Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Pengunjung di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

"Protif Taking" Picu IHSG Akhir Pekan Turun 54,9 Poin Jadi 6.373,41

Jumat, 15 Januari 2021 | 15:18 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - Aksi ambil untung investor (profit taking) akhir pekan ini mengakibatkan penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia hingga 54,9 poin (0,85%) menjadi 6.373,41. Indeks bergerak dalam rentang 6.341,25-6.447,98.

Penurunan terdalam dicatatkan saham-saham sektor aneka industri sekitar 2,43%, disusul saham keuangan mencapai 1,41%, dan agribisnis sekitar 1,43%. Sedangkan satu-satunya sektor saham yang berhasil menguat adalah sektor konstruksi dengan kenaikan 1,01%.

Berikut beberapa saham dengan kenaikan tertinggi sepanjang akhir pekan ini, yaitu saham PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) yang listing perdanan hari ini dengan penguatan Rp 70 (35%) menjadi Rp 270, saham PT Metaa Epsi Tbk (MTPS) menguat Rp 36 (34,95%) menjadi Rp 139, saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) naik Rp 1.135 (25%) menjadi Rp 5.675, PT MD Pictures Tbk (FLM) naik Rp 70 (25%) menjadi Rp 350, PT Kioson Komersial Indonesia Tbk (KIOS) naik Rp 72 (24,66%) menjadi Rp 364, dan PT DCI Indonesia Tbk (DCII) menguat Rp 485 (24,56%) menjadi Rp 2.460, dan PT Telefast Indonesia Tbk (TFAS) menguat Rp 56 (24,35%) menjadi Rp 286.

Sedangkan penurunan terdalam masih dicatatkan mayoritas saham farmasi, seperti PT Kimia Farma Tbk (KAEF), PT Indofarma Tbk (INAF), PT Phapros Tbk (PEHA), PT Pyridam Farma Tbk (PYFA), dan PT Itama Ranoraya (IRRA) selaku penyedia alat-alat kesehatan, dengan penurunan hingga auto reject bawah. Kemudian saham PT Merck Tbk (MERK) turun tipis sekitar 1,19%. Sedangkan dua saham farmasi lainnya PT Kalbe Farma Tbk (KLBF), PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN