Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
blue bird

blue bird

PSBB Kembali Diberlakukan, Bisnis Blue Bird Tetap Jalan

Rabu, 16 September 2020 | 13:18 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- PT Blue Bird Tbk (BIRD) tetap menjalankan bisnisnya di tengah penerapan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, hal ini sejalan dengan masyarakat yang masih memiliki keharusan untuk melakukan kegiatannya di luar rumah.

General Manager of Corporate Communications Blue Bird Aninda Perdana mengatakan, meskipun PSSB telah kembali diterapkan di Jakarta, namun masih terdapat beberapa masyarakat yang memiliki kewajiban untuk melakukan aktivitas di luar, seperti tuntutan pekerjaan.

“Oleh karena itu kami telah melakukan koordinasi secara internal dalam memastikan SOP protokol kesehatan maupun kesiapan jumlah armada siap sedia dalam memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Aninda dalam keterangan resmi di Jakarta baru-baru ini.

Menurut dia, layanan dari Bluebird Group akan tetap patuh dan sesuai dengan kebijakan yang telah dan akan diatur oleh pemerintah, termasuk dengan kebijakan dari Pembatasan Kapasitas Angkut Sarana Angkutan dan Pengaturan Posisi Duduk Penumpang yang tertera pada Surat Keputusan Nomor 156 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Bidang Transportasi.

Aninda menambahkan bahwa protokol kesehatan yang dilakukan perseroan berupa pembersihan armada secara menyeluruh baik sebelum maupun sesudah beroperasi, pengecekan kondisi pengemudi secara teratur guna memastikan mereka fit ketika beroperasi, dan menyediakan hand sanitizer di armada.

Sebelumnya, perseroan dikabarkan tengah menjajaki lini bisnis logistik baik ritel maupun business to business (B2B), dan tetap melakukan investasi di sisi teknologi. Langkah ini sebagai satu dari beberapa strategi perseroan untuk mendongkrak kinerja keuangan ke depan.

Head of Investor Relation Blue Bird Michael Tene menyampaikan bahwa salah satu pengembangan teknologi yang diterapkan dalam bisnis Blue Bird, yaitu pengimplementasian QR Code di dalam taksi dengan menggunakan QRIS. Adapun, teknologi ini nantinya memudahkan pelanggan dalam melakukan pembayaran.

Berbagai strategi tersebut, lanjut Michael, ditujukan agar layanan yang diberikan perseroan bisa dengan mudah dijangkau pelanggan. “Selain itu, metode tersebut bertujuan memastikan protokol kesehatan yang ketat dalam setiap layanan kami,” ujarnya.

Kinerja Keuangan

Hingga semester I-2020, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 1,15 triliun atau turun 39,79% dari periode sama tahun lalu sebesar Rp 1,91 triliun. Penurunan pendapatan tersebut berimbas terhadap rugi bersih perseroan senilai Rp 93,67 miliar pada semester I-2020, dari sebelumnya mencetak laba bersih Rp 158,37 miliar.

Menurut Michael, rugi bersih ini sebagai akibat pandemi Covid-19, terutama berasal dari kebijakan PSBB yang menurunkan mobilitas masyarakat sehingga berimbas terhadap kinerja operasional dan keuangan perseroan.

Meskipun demikian, dia menyampaikan bahwa kondisi perseroan sudah memasuki fase pemulihan yang solid. Hal tersebut tercermin dari tren pertumbuhan tiap operasional perseroan setiap bulannya.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN