Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pupuk Indonesia. Foto: IST

Pupuk Indonesia. Foto: IST

Pupuk Indonesia Setor Dividen dan Pajak Rp 8,25 Triliun

Kamis, 1 Juli 2021 | 10:33 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - PT Pupuk Indonesia (Persero) membukukan setoran dividen dan pajak kepada negara sebesar Rp 8,25 triliun. Kontribusi tersebut terdiri dari dividen tahun 2020 sebesar Rp 588 miliar dan setoran pajak tahun 2020 sebesar Rp7,67 triliun.

Adapun penetapan dividen tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 30 Juni 2021.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero), Bakir Pasaman mengatakan meskipun pertumbuhan ekonomi dan bisnis pupuk pada umumnya cukup terpengaruh oleh pandemi tetapi pupuk Indonesia masih mencatat kinerja yang cukup baik dan memberikan kontribusi pada negara.

“Kami melakukan berbagai upaya dan langkah strategis agar tetap bisa mencapai kinerja perusahaan meskipun di tengah pandemi,” ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Kamis (1/7).

Salah satu langkah strategis perusahaan di tahun 2020 adalah perubahan dari strategic holding menjadi activist holding dan mempunyai peran yang lebih aktif dalam kegiatan bisnis dan operasional perusahaan.

Beberapa wujud dari perubahan peran holding tersebut adalah dengan adanya sentralisasi sejumlah fungsi seperti pemasaran, pengadaaan, riset, SDM dan IT.

Perusahaan juga lebih gencar memperluas pasar ke sektor non subsidi antara lain pengembangan program agro solution dan juga retail management.

Upaya dan langkah strategis tersebut tercermin pada sejumlah kinerja operasional perusahaan tahun 2020 seperti pendapatan yang mencapai Rp 71,88 triliun.

Untuk kinerja produksi, pupuk Indonesia merealisasikan sebesar 19,38 juta ton jumlah ini terdiri dari produksi pupuk 12,3 juta ton dan non pupuk sebesar 7,08 juta ton sedangkan total penjualan selama 2020 mencapai 14,37 juta ton dari kinerja operasional tersebut, pihaknya berhasil membukukan laba pada tahun 2020 sebesar Rp 2,33 triliun.

Meskipun perusahaan terus mendorong penjualan pupuk komersial, ia memastikan pihaknya tetap memprioritaskan penyediaan pupuk bersubsidi sesuai alokasi yang ditetapkan pemerintah dimana pada tahun 2020, pupuk Indonesia merealisasikan penyaluran sebesar 8,43 juta ton atau 63% dari total penjualan pupuk yang mencapai 13,37 juta ton.

Selain memberikan pajak dan dividen kepada negara, pupuk Indonesia juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar melalui program kemitraan dan bina lingkungan, untuk program kemitraan, pupuk Indonesia menyalurkan pinjaman modal kerja bagi UMKM sebesar Rp 89,02 miliar sedangkan untuk program bina lingkungan, pupuk Indonesia menyalurkan bantuan total sebesar Rp 38,27 miliar.

Direktur Keuangan dan Investasi Pupuk Indonesia, Eko Taufik Wibowo mengatakan bahwa kinerja tahun 2020 ini ditopang oleh efisiensi di berbagai bidang termasuk dalam hal pendanaan.

Perusahaan menerapkan sejumlah strategi di bidang  keuangan antara lain menjaga ketersediaan pendanaan secara efektif dan efisien lewat diversifikasi sumber pendanaan serta mendapatkan sumber pendanaan yang lebih  murah.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN