Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ket. Foto: Wika Beton terus agresif untuk meningkatkan perolehan kontrak baru sampai 20% pada tahun depan.

Ket. Foto: Wika Beton terus agresif untuk meningkatkan perolehan kontrak baru sampai 20% pada tahun depan.

Rekor! Laba Bersih Wika Beton (WTON) Melejit 76,34%

Jumat, 11 Nov 2022 | 13:41 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) atau WIKA Beton menorehkan kinerja cemerlang sepanjang periode Januari-September 2022. Salah satu buktinya, laba bersih perseroan melejit 76,34% menjadi Rp 90,44 miliar daripada periode serupa tahun lalu sebesar Rp 51,29 miliar.

Menurut Sekretaris Perusahaan Wika Beton (WTON) Dedi Indra, peningkatan angka laba bersih tersebut ditopang oleh pendapatan usaha yang naik signifikan sebesar 47,96% menjadi Rp 3,67 triliun dibandingkan periode September 2021 sebesar Rp 2,48 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim tanpa audit per 30 September 2022, pertumbuhan pendapatan usaha anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dikontribusikan dari penjualan produk putar sebesar Rp 2,10 triliun atau melonjak 111% dibandingkan kuartal III-2021 sebesar Rp 992 miliar.

Selain itu, pendapatan dari produk non putar juga mengalami peningkatan sekitar 14,4% dari semula Rp 1,174 triliun menjadi Rp 1,34 triliun. Dengan begitu, maka total pendapatan perseroan dari penjualan segmen produk menembus Rp 3,44 trilun.

Advertisement

Baca juga: Mandiri Sekuritas Sarankan Tiga Saham Pilihan Ini di Sesi II

Sementara, pendapatan usaha dari sektor jasa dan konstruksi relatif naik-turun. Kontribusi di bidang jasa misalnya, pendapatan WTON tercatat tergerus 82,6% dari sebelumnya Rp 154 miliar menjadi Rp 26,70 miliar.

Berkebalikan dari sektor jasa, untungnya pendapatan perseroan di sektor konstruksi melompat 22,9% menjadi Rp 192 miliar ketimbang pendapatan pada kuartal III-2021 sebesar Rp 156,6 miliar, sehingga cukup memberikan hasil yang berimbang.

Maka dari itu, kinerja WTON yang cenderung positif ini akhirnya berimplikasi pada total pendapatan perseroan yang hingga kuartal III-2022 sukses mencetak Rp 3,7 triliun, naik 47,96% daripada kuartal IIII-2022 sebesar 2,48 triliun.

Baca juga: Gonjang-ganjing Saham Gajah Tunggal (GJTL) yang Dikira Ditinggal Lo Kheng Hong

Performa meyakinkan perseroan di sepanjang kuartal III-2022 turut terefleksi dari raihan kontrak baru sampai Oktober 2022. Di mana, pada awal kuartal IV-2022, WTON mencatatkan nilai kontrak baru sebesar Rp 5,41 triliun, loncat 28,73% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 4,20 triliun.

"Perolehan kontrak baru ini berasal dari swasta 53,14%, WIKA 30,44%, BUMN 14,05%, dan pemerintah sebesar 2,37%," beber Dedi dalam keterangan resmi, Jumat (11/11/2022).

Perolehan kontrak WIKA Beton hingga Oktober 2022 tersebut didukung sejumlah proyek di antaranya proyek Jalan Tol Ancol Timur – Pluit, Proyek Manyar Smelter, Coastal Area Kota Balikpapan, FRC IK Karawang Pindo 4 Mill, Tol Semarang – Demak, Jalan Tol Indrapura – Kisaran, Lotte Line Project Cilegon, Makassar New Port Access Toll Road, Peningkatan Jalur KA Medan Labuhan - Rantau Parapat, Pemasangan Pipa SPAM Jatiluhur, dan sejumlah proyek lainnya.

Baca juga: IHSG Sesi I Menguat Signifikan, Lanjut di Sesi II?

Adapun dilihat dari sektor usaha, komposisi perolehan proyek mayoritas berasal dari sektor infrastruktur sebesar 61,54%, kemudian sektor properti sebesar 19,95%, sektor energi, industri, dan tambang yang masing-masing berkontribusi sebesar 12,84%, 2,89% dan 2,78%.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Pemasaran dan Pengembangan Wika Beton Rija Judaswara mengatakan bahwa sejalan dengan perolehan kontrak baru tersebut, perseroan masih memiliki banyak sasaran proyek yang akan mampu menjamin perolehan kontak baru di tahun ini sesuai Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) perseroan.

Untuk target kontrak baru di 2023, Rija mengincar adanya pertumbuhan sekitar 15% sampai 20% dari prognosa kontrak baru yang diraih di tahun 2022.

“Kami menargetkan pertumbuhan di kisaran 15% sampai 20%. Kami memang tidak agresif, tapi angka kenaikan tersebut menurut kami sudah mempertimbangkan situasi global maupun situasi isu-isu strategis dalam negeri,” tutup Rija.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com