Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemimpin Redaksi Majalah Investor Komang Darmawan (tiga dari kanan) berfoto bersama (kiri-kanan) Business Dev. Product Management Dept. Head PT Mandiri Manajemen Indonesia Ferdy Reza, Dirut PT Majoris Asset Management Zulfa Hendri, Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto, Ketua Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari, Dirut PT Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana, Direktur Operasional dan Investasi PT BNI Asset Management Putut Andanawarih dan Head of Alternative Investment & Product Division PT Mandiri Manajemen Indonesia Nugroho Dwi Prasetya (kanan) usai Diskusi Reksa Dana Terbaik 2020 di Beritasatu Plaza Jakarta, Selasa (28/1/2020). Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Pemimpin Redaksi Majalah Investor Komang Darmawan (tiga dari kanan) berfoto bersama (kiri-kanan) Business Dev. Product Management Dept. Head PT Mandiri Manajemen Indonesia Ferdy Reza, Dirut PT Majoris Asset Management Zulfa Hendri, Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto, Ketua Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari, Dirut PT Sucorinvest Asset Management Jemmy Paul Wawointana, Direktur Operasional dan Investasi PT BNI Asset Management Putut Andanawarih dan Head of Alternative Investment & Product Division PT Mandiri Manajemen Indonesia Nugroho Dwi Prasetya (kanan) usai Diskusi Reksa Dana Terbaik 2020 di Beritasatu Plaza Jakarta, Selasa (28/1/2020). Foto: Beritasatu Photo/Uthan AR

Reksa Dana Masih Tumbuh

Nabil Alfaruq, Rabu, 29 Januari 2020 | 08:03 WIB

JAKARTA, investor.id - Reksa dana masih menjadi instrumen investasi yang menjanjikan keuntungan (return) di Tanah Air. Itu sebabnya, dana kelolaan (assets under management/ AUM) reksa dana masih akan tumbuh.

Wabah virus korona di Tiongkok dan sejumlah kasus di pasar modal, seperti kasus sejumlah perusahaan manajer investasi (MI) bermasalah, yang memicu aksi redemption oleh para investor, dinilai tidak akan menyurutkan minat masyarakat untuk berinvestasi di reksa dana.

Begitu pula forced sell saham dan obligasi yang menjadi underlying asset reksa dana yang dibeli oleh perusahaan asuransi bermasalah, khususnya PT Asuransi Jiwasraya (Persero), yang kini kasusnya ditangani Kejaksaan Agung (Kejakgung).

Direktur BNI Asset Manajemen Putut Endro Andanawarih mengatakan, pertumbuhan industri reksa dana di tahun 2020 diproyeksikan positif.

“Peluang di industri ini masih ada, dengan cara para manajer investasi perlu meyakinkan para investor bahwa reksa dana tetap tumbuh positif, walaupun di tengah kasus-kasus yang ada saat ini,” katanya di Jakarta, Selasa (28/01).

Presiden Direktur Majoris Asset Manajemen Zulfa Hendri mengungkapkan, hal yang diperlukan oleh para manajer investasi saat ini adalah komunikasi yang transparan dengan para investor. Apalagi, investasi itu untuk jangka panjang, bukan jangka pendek.

“Kasus yang saat ini menimpa industry reksa dana pastinya sangat memberikan dampak. Namun, hal yang harus diperhaikan adalah fundamental, investasi itu kan untuk jangka panjang bukan jangka pendek. Selain itu, bagaimana kami menunjukkan kinerja yang transparan terhadap para investor,” papar dia.

Meski ada beberapa issue yang mengganggu kinerja reksa dana saat ini, Zulfa mengatakan, produk reksa dana pendapatan tetap dan equity berpotensi positif tahun ini. Untuk reksa dana pendapatan tetap, hal ini antara lain didorong faktor masih adanya kemungkinan pemotongan tingkat suku bunga acuan Bank Indonesia.

“Untuk reksa dana pendapatan tetap, didorong oleh adanya faktor potensi pemotongan tingkat suku bunga dari central bank, yang masih sangat berpeluang. Adapun untuk equity, karena valuasi harganya yang murah saat ini. Namun, apakah itu akan melambung di tahun ini, itu masih belum terlihat,” ujarnya.

Return Bisa 15%

Reksa Dana
Reksa Dana

Dari kedua produk reksa dana Majoris Asset Manajemen tersebut, kata Zulfa, untuk jenis pendapatan tetap ditargetkan memperoleh return sebesar 9%-10% dan untuk jenis equity mencapai 12%-15%.

“Adapun secara total AUM atau dana kelolaan, Majoris Asset Manajemen menargetkan akan mencapai Rp 2,7 triliun di tahun 2020. Jumlah ini meningkat sebesar Rp 1 triliun dari tahun 2019 yang telah memperoleh Rp 1,7 triliun,” ujar Zulfa.

Zulfa menambahkan, pihaknya optimistis bisa mencapai total dana AUM tersebut. Hal ini didukung oleh strategi Majoris Asset Manajemen yang telah menyiapkan penerbitan 3 produk reksa dana di tahun ini.

“Kami sudah ada pipeline produk dari tahun 2019, namun baru bisa direalisasikan di tahun ini. Reksa dana yang akan diluncurkan yakni campuran, proteksi, dan alternative investment. Ketiga produk itu akan diperkenalkan di semester I dan II,” tutur dia.

OJK yang Tangani

reksa dana
reksa dana

Ketua Dewan Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI) Prihatmo Hari mengatakan, secara umum wabah virus korona yang menimpa Tiongkok tidak begitu berdampak signifikan terhadap kinerja industry reksa dana di Tanah Air tahun ini.

“APRDI untuk saat ini lebih menyoroti kasus-kasus yang terjadi di beberapa bulan terakhir. Setiap industri pasti ada pemain tidak bersihnya, yang melakukan tindakan di luar kebijakan,” ujarnya dalam diskusi mengenai reksa dana terbaik 2020, di Jakarta, Selasa (28/01).

Hari menambahkan, APRDI berpegang teguh terhadap kebijakan yang telah diberikan kepada industri reksa dana. Apabila ada manajer investasi yang kedapatan bertindak di luar ketentuan, kata dia, maka biarkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menangani hal tersebut.

“Kami cukup tegas dengan regulasi yang ada saat ini. Untuk menjalankan industri reksa dana ini membutuhkan komitmen yang besar dari para MI, dan tidak keluar dari regulasi yang ada,” ujar dia. (en)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA