Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi harga emas
Sumber: Antara

ilustrasi harga emas Sumber: Antara

Reli Dolar dan Saham AS Tersendat, Harga Emas Naik Tipis

Rabu, 28 September 2022 | 07:47 WIB
Lona Olavia (redaksi@investor.id)

CHICAGO, investor.id - Harga emas sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), bangkit dari kerugian dua sesi berturut-turut setelah reli dolar berhenti dan saham-saham AS merosot, namun masih di bawah level psikologis baru 1.650 dolar AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 2,80 dolar AS atau 0,17 persen, menjadi ditutup pada 1.636,20 dolar AS per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di 1.650,10 dolar AS dan terendah sesi di 1.628,70 dolar AS.

Baca juga: Referendum Rusia di Ukraina Topang Harga Emas

Emas berjangka merosot 22,20 dolar AS atau 1,34 persen menjadi 1.633,40 dolar AS pada Senin (26/9/2022), setelah anjlok 25,50 dolar AS atau 1,52 persen menjadi 1,655,60 dolar AS pada Jumat (23/9/2022), dan terangkat 5,40 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.681,10 dolar AS.

Ini bukan reli dan lebih seperti rebound sementara karena tekanan jual berhenti, analis pasar mengatakan, berpendapat bahwa emas kemungkinan tidak akan turun sebelum pasar yakin dengan tren suku bunga.

Baca juga: Harga Emas Antam Turun Rp 2.000 Jadi Rp 930.000 Per Gram

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Selasa (27/9/2022) beragam. Indeks Keyakinan Konsumen Conference Board meningkat pada September untuk bulan kedua berturut-turut menjadi 108,0, naik dari 103,6 pada Agustus.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang tahan lama, produk yang dimaksudkan untuk bertahan setidaknya tiga tahun, turun 0,2 persen menjadi 272,7 miliar dolar AS yang disesuaikan secara musiman pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS juga melaporkan penjualan rumah baru AS melonjak 28,8 persen ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 685.000 unit pada Agustus.

Baca juga: Emas Terpukul Indeks Dolar yang Kian Menguat

Fokus sekarang pada pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu untuk isyarat lebih lanjut tentang kebijakan moneter AS. Powell telah memberikan nada yang sangat hawkish selama pertemuan The Fed minggu lalu,

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember tergelincir 14,3 sen atau 0,77 persen, menjadi ditutup pada 18,337 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober jatuh 3,20 dolar atau 0,38 persen, menjadi ditutup pada 846,90 dolar per ounce.

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com