Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan berjalan di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawan berjalan di depan layar elektronik yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Reliance Sekuritas: IHSG Mixed, Perhatikan Daftar Saham Potensi Melaju

Senin, 14 Nov 2022 | 08:30 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Reliance Sekuritas memprediksi IHSG mixed pada perdagangan Senin (14/11/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.040-7.130. Perhatikan daftar saham potensi melaju. Diantaranya ANTM dan GOTO.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG diperkirakan akan berpotensi bergerak mixed namun cenderung menguat mengikuti bursa regional. “Dari dalam negeri, investor akan menanti rilis data dari neraca perdagangan Indonesia dan keputusan suku bunga BI yang akan rilis pada pekan ini,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/11/2022).

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Bisa Lanjutkan Naik, Berikut Saham Pilihan

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG berhasil memantul dari area support dan membentuk candle bullish. Sehingga masih berpotensi untuk menguji resistance terdekat di level 7.130. Indikator dari stochastic telah berada di area overbought namun masih membentuk golden cross.

Advertisement

“Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu ANTM, MEDC, ELSA, RAJA, ARTO, MDKA, GOTO,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Senin (14/11/2022).

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 14 November dan Target Harganya

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG berhasil diperdagang di zona hijau pada perdagangan akhir pekan lalu dan ditutup ke level 7.089 (1,76%). Penguatan IHSG pada Jumat didorong oleh sentiment dari global dimana Inflasi US yang kembali turun menjadi 7.7% YoY serta dari Tiongkok yang akan melonggarkan peranturan karantina Covid-19 bagi turis internasional.

Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantaranya sektor technologi (4,35%), sektor bahan baku (2,52%), dan sektor keuangan (2,30%). Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar regular sebesar Rp 573,57 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh asing diantaranya adalah TLKM, ASII, BUMI, ADMR.

Baca juga: Harga Melesat Usai First Pacific Tambah Saham, BEI Suspend Saham Indonesia Prima (OMRE)

Sementara itu dari bursa AS, ketiga index utama kompak ditutup menguat pada Jumat lalu dengan dipimpin oleh Nasdaq yang naik 1,88%. Para investor masih merespon positif penurunan pada inflasi US menjadi 7,7% YoY pada bulan Oktober. Hal ini meningkatkan kepercayaan pasar bahwa The Fed tidak akan terlalu agresif dalam menaikan suku bunga pada pertemuan mendatang.

Dari bursa Asia, pada pagi ini telah diperdagangkan mixed, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 melemah (0,54%), sedangkan Kospi menguat (0,52%). Para pelaku pasar akan menanti data GDP kuartal III Jepang yang akan rilis besok dimana konsensus memperkirakan akan tumbuh melambat menjadi 0,3%.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com