Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia.  Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Karyawan melihat monitor saham di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Beritasatu Photo/Uthan AR

Reliance Sekuritas: IHSG Rawan Profit Taking, Sembilan Saham Ini Berpotensi Naik

Rabu, 28 September 2022 | 08:34 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG rawan profit taking pada perdagangan Rabu (28/9/2022). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak di rentang 7.050-7.140. Sembilan saham ini disebut berpotensi naik pada perdagangan hari ini. Diantaranya PNIN dan PGAS.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG masih rawan terjadi aksi profit taking. Sentimen negatif masih dari kekhawatiran inflasi yang belum dapat dikendalikan membuat bank sentral menaikan suku bunga. “Selain itu, aksi profit taking investor asing pada perdagangan sebelumnya yang berpotensi berlanjut hari ini menyusul melemahnya Rupiah,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: BRI Danareksa Sekuritas: IHSG Bisa Naik Terbatas, Pantau Tiga Saham Ini

Secara teknikal, Reliance Sekuritas menambahkan, IHSG masih tertahan di support. Namun, saat ini IHSG masih diperdagangkan di bawah MA5. “Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu PNIN, INDY, SMGR, PNBN, TLKM, ISAT, TBIG, RAJA, PGAS,” tambah Reliance Sekuritas.

IHSG diperdagangkan di zona merah pada perdagangan sebelumnya, IHSG berhasil ditutup melemah di level 7.112 (0,21%). Masih terjadi aksi profit taking dari kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter secara serentak untuk memerangi inflasi yang dapat menjadi pendorong resesi.

Baca juga: Sentimen Negatif Bayangi Upaya IHSG Rebound, Cek Rekomendasi AKRA Hinga TBIG

Beberapa sektor yang mengalami pelemahan diantaranya yaitu sektor bahan baku (0,96%), sektor keuangan (0,34%) dan sektor konsumen non primer (0,32%). Investor asing tercatat membukukan net sell di pasar reguler sebesar Rp 960 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BBCA, BBRI, TLKM.

Sementara itu dari bursa AS, tiga index utama mulai diperdagangkan mix hanya Nasdaq yang sudah menguat, para pelaku masih pasar merespon negatif keputusan hawkish The Fed yang menaikan suku bunga.

Baca juga: Pilarmas: IHSG Melemah, Saham-saham Ini Malah Diprediksi Melesat

Selain itu, The Fed memberikan isyarat untuk proyeksi suku bunga masih akan tinggi hingga tahun 2023 untuk memerangi inflasi, sehingga membuat kekhawatiran para pelaku pasar akan adanya resesi, terlebih world bank memberikan peringatan terkait efek kenaikan suku bunga serentak di beberapa negara dapat memberikan efek kurang baik bagi perekonomian.

Dari bursa Asia, pada pagi ini sudah diperdagangkan di zona merah, saat laporan ini ditulis index Nikkei 225 diperdagangkan melemah 0,49%, sementara Kospi turun 0,09%.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com