Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor memantau pergerakan saham melalui ponselnya di kawasan Depok. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Seorang investor memantau pergerakan saham melalui ponselnya di kawasan Depok. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Reliance Sekuritas: IHSG Sideways, Ini Deretan Saham Pilihan Berpotensi Naik

Selasa, 24 Mei 2022 | 08:54 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Reliance Sekuritas memprediksi indeks harga saham gabungan (IHSG) bergerak sideways pada perdagangan Selasa (24/5/2022). IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.700-6.940.

“IHSG diperkirakan akan bergerak sideways cenderung melemah melanjutkan pergerakannya dari perdagangan kemarin. Para investor akan mengambil sikap wait and see terhadap keputusan BI untuk menaikkan tingka suku bunga,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Selasa (24/5/2022).

Reliance Sekuritas menyebut, IHSG mengalami pelemahan pada perdagangan kemarin ditutup di level 6.840,77 (-1,12%). Pelemahan disebabkan karena kekhawatiran para investor menjelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang diadakan hari ini untuk menentukan tingkat suku bunga, sementara konsensus pasar memperkirakan tingkat suku bunga 7-day repo rate BI tidak mengalami perubahan yaitu tetap di level 3,5%.

Baca juga: Saham Pilihan untuk Trading 24 Mei dan Target Harganya

Beberapa sektor yang turut memperlemah IHSG yaitu sektor teknologi (-1,72%), sektor konsumen primer (-1,31%), dan sektor perindustrian (-1,18%). Investor asing terlihat mencatatkan net buy sebesar Rp 89 miliar pada perdagangan kemarin, dengan saham-saham yang paling banyak dijual yaitu PTBA, BBRI, ANTM.

Reliance Sekuritas menyebut, IHSG gagal melanjutkan penguatannya setelah sudah menembus MA 80 pada hari sebelumnya. Disamping itu level high dari perdagangan kemarin dibentuk di level yang hampir sama dengan candle sebelumnya. Kedua hal tersebut mengindikasikan IHSG akan mengalami reversal ke arah bearish melanjutkan penurunannya pada hari ini. Dari indikator stochastic juga membentuk death cross pada perdagangan kemarin, memperkuat sinyal reversal.

Baca juga: BNI Sekuritas: IHSG Berpotensi Koreksi Terbatas, Simak Saham Pilihan Ini

“Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini yaitu: TAPG, FILM, MAPA, MDKA, INCO, SILO, MIKA, INKP, ANTM,” tambah Reliance Sekuritas.

Bursa AS akhirnya ditutup menguat pada perdagangan yang berakhir subuh waktu Indonesia. Penguatan pada saham perbankan, gas dan minyak, serta teknologi mendorong kenaikan bursa. Kenaikan masih terjadi meskipun kondisi di AS kini tengah dilanda oleh kekhawatiran perlambatan ekonomi serta tingginya inflasi.

Sedangkan bursa Asia pada pagi hari ini diperdagangkan di zona merah, Nikkei melemah 0,3% dan indeks Kospi juga melemah 0,3% pada saat laporan ini ditulis. Pelemahan terjadi di tengah memudarnya perang dagang AS dan Tiongkok, dimana pada hari kemarin Presiden Joe Biden mempertimbangkan akan menurunkan tarif untuk impor barang dari Tiongkok, karena hal tersebut dianggap menjadi salah satu penyebab kenaikan inflasi.
 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN