Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
 PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Perseroan.

PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Perseroan.

Rights Issue Direstui, Medco Siap Lepas 33,2% Saham

Jumat, 27 Agustus 2021 | 06:00 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memperoleh restu dari pemegang saham untuk melaksanakan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan siap melepas sebanyak 12,5 miliar saham atau setara 33,2% dari modal disetor setelah aksi korporasi tersebut.

Persetujuan itu diperoleh dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar perseroan pada Kamis (26/8). Sesuai rencana, perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk belanja modal perseroan dan anak usaha, termasuk untuk akuisisi perusahaan lain, serta pelunasan utang perseroan. Adapun pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi maksimum sebesar 33%.

Selain itu, emiten migas yang dipimpin oleh Hilmi Panigoro ini juga mendapatkan persetujuan penerbitan obligasi global untuk mendukung pertumbuhan perseroan. Selanjutnya, pemegang saham juga menyetujui penetapan Yani Panigoro sebagai komisaris utama.

Sebelumnya, Medco Energi dikabarkan bakal menerbitkan obligasi global (global bond) senilai US$ 800 juta pada tahun ini. Perseroan belum menentukan tingkat kupon yang akan diberikan kepada investor dan sedang mendiskusikan dengan pihak terkait. Jatuh temponya adalah tujuh tahun.

Di sisi lain, Medco Energi telah menawarkan obligasi berkelanjutan IV tahap I tahun 2021 senilai Rp 1 triliun. Obligasi ini bagian dari Obligasi Berkelanjutan IV dengan target dana Rp 5 triliun.

Berdasarkan prospektus, obligasi ini terdiri dari dua seri, yakni seri A yang memiliki jangka waktu 36 bulan dan seri B 60 bulan terhitung sejak tanggal emisi. Namun, perseroan belum mengumumkan nilai dan bunga masing-masing seri tersebut.

Adapun masa penawaran awal surat utang tersebut pada 19-26 Agustus 2021 dan tanggal pernyataan efektif diharapkan pada 31 Agustus 2021. Masa penawaran umum pada 2-6 September 2021, tanggal penjatahan 7 September 2021, dan pencatatan obligasi di BEI pada 10 September 2021.

Dana yang diperoleh dari obligasi ini digunakan untuk melunasi jumlah terutang atas obligasi perseroan yang jatuh tempo tahun 2022, yakni obligasi berkelanjutan II tahap IV tahun 2017 Seri B sebesar Rp 1 miliar, obligasi berkelanjutan II tahap V tahun 2017 Seri C sebesar Rp 753,5 miliar, dan obligasi berkelanjutan II tahap VI tahun 2017 Seri B senilai Rp 151,5 miliar.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN