Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Waskita Karya Tbk (Persero). (Foto: Dok)

PT Waskita Karya Tbk (Persero). (Foto: Dok)

Rights Issue Disetujui, Waskita (WSKT) Incar Dana Rp 980 Miliar

Senin, 26 September 2022 | 22:17 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) PT Waskita Karya Tbk (WSKT) menyetujui rencana penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dan penerbitan obligasi atau sukuk.

Persetujuan itu tertuang dalam agenda pertama di mana pemegang saham menyepakati rights issue dengan menerbitkan saham baru sebanyak 8.722.695.331 saham seri B senilai nominal Rp 100 per saham melalui mekanisme penawaran umum terbatas III.

Baca juga: Semester II, Waskita (WSKT) Kejar Pendapatan Usaha Rp 20 Triliun

Lalu, pada agenda kedua, emiten konstruksi pelat merah ini juga mendapatkan restu para pemegang saham untuk menerbitkan obligasi dan sukuk baik melalui penawaran umum maupun tanpa penawaran umum atau penawaran umum berkelanjutan dengan penjaminan pemerintah secara langsung ataupun tidak.

SVP Corporate Secretary Waskita Novianto Ari Nugroho menyampaikan bahwa pada 2022 Waskita akan mendapatkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp 3 triliun. Untuk menjaga komposisi kepemilikan saham antara pemerintah dan publik setelah PMN cair, maka Waskita akan melangsungkan rights issue dengan target dana terhimpun sebesar Rp 980 miliar.

“Dana PMN sebesar Rp 3 triliun akan digunakan untuk menyelesaikan dua ruas tol yaitu Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB) Tahap 2 dan Tol Ciawi-Sukabumi (Bocimi) Seksi 3," jelas Novianto dalam keterangan resmi, Senin (26/9/2022).

Baca juga: MA Tolak Permohonan Kasasi Bank DKI terhadap Putusan PKPU Waskita Precast (WSBP)

Sementara itu, dana rights issue yang ditargetkan terkumpul sebesar Rp 980 miliar, Novianto menyebut akan digunakan perseroan sebagai tambahan modal kerja untuk proyek infrastruktur strategis lain yang sedang digarap Waskita.

Untuk menuntaskan pembangunan Tol KAPB Tahap 2, perseroan menyebut diperlukan dana sebesar Rp 2 triliun dan saat ini progres pembangunannya telah mencapai 72,02% dan ditargetkan selesai pada November 2023.

Baca juga: Jelang Rights Issue, Begini Prospek Saham Adhi Karya (ADHI)

Sementara Ruas Tol Ciawi-Sukabumi membutuhkan dana sebesar Rp 1 triliun untuk memulai pembangunan Seksi 3. Adapun secara keseluruhan progress pembangunannya telah mencapai 46,21% dengan target selesai pada Mei 2025.

"Perseroan tetap konsisten melaksanakan berbagai upaya perbaikan kinerja keuangan dengan menjalankan delapan stream penyehatan keuangan yang sampai saat ini berjalan baik," imbuh Novianto.

Terbukti, pada 2022 Waskita berhasil mengeksekusi strategic partnership di beberapa ruas jalan tol seperti Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Jalan Tol Kanci-Pejagan dan Jalan Tol Pejagan-Pemalang yang diharapkan dapat membantu mendongkrak kinerja operasional perusahaan.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com