Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Laporan tahunan.

PT Medco Energi Internasional Tbk. Foto: Laporan tahunan.

'Rights Issue', Medco Tawarkan 33,2% Saham

Rabu, 21 Juli 2021 | 05:46 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) akan melakukan penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan siap menerbitkan sebanyak 12,5 miliar saham atau sekitar 33,2% dari modal disetor setelah aksi korporasi tersebut.

Berdasarkan keterangan resmi, manajemen Medco Energi akan menggelar RUPST pada 26 Agustus 2021 untuk meminta persetujuan pemegang saham atas rencana rights issue. “Jangka waktu antara tanggal persetujuan RUPS sehubungan dengan PUT IV ini sampai dengan efektifnya pernyataan pendaftaran tidak lebih dari 12 bulan. Perseroan berencana untuk melaksanakan penambahan modal dalam periode 12 bulan tersebut,” jelas manajemen.

Adapun pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan terdilusi maksimum sebesar 33%. Sesuai rencana, perseroan akan menggunakan dana hasil rights issue untuk belanja modal perseroan dan anak usaha, termasuk untuk akuisisi perusahaan lain, serta pelunasan utang perseroan.

Belum lama ini, Medco Energi membeli 2% saham PT Amman Mineral Internasional senilai US$ 51,26 juta atau setara Rp 730 miliar. Saham tersebut dibeli dari PT Sumber Mineral Citra Nusantara (SMCN).

Berdasarkan laporan keuangan Medco Energi, perseroan menandatangani perjanjian jual beli saham dengan SMCN pada 1 Mei 2021. Pada Maret 2021, perseroan sudah menerima pembayaran dari SMCN atas transaksi pembelian saham Amman Mineral sebelumnya sebesar US$ 40,9 juta. “Kedua pihak sepakat untuk melunasi sisa transaksi sebesar US$ 99,9 juta setelah periode penutupan penawaran saham perdana Amman Mineral Internasional atau pada 31 Desember 2021," tulis manajemen Medco Energi.

Adapun pada Februari 2020, Medco Energi memutuskan untuk menjual 10% saham Amman Mineral Internasional kepada SMCN senilai US$ 202 juta. Pada 7 April 2020, SMCN telah membayar US$ 10 juta dan sisanya akan dibayar sebelum 31 Desember 2021. Dengan penjualan saham ini, kepemilikan Medco di Amman Mineral berkurang menjadi 29,35%. Sementara, piutang SMCN yang belum dibayar mencapai US$ 192 juta.

Lalu, pada Desember 2020, Amman Mineral menerbitkan 6,95 miliar saham baru kepada pemegang saham baru. Dengan penerbitan saham ini, kepemilikan Medco terdilusi menjadi 23,13%. “Perusahaan mencatat kerugian sebesar US$ 19 juta yang mencerminkan penurunan kepemilikan akibat dilusi kepemilikannya di Amman Mineral dari 29,35% menjadi 23,13%," ungkap manajemen.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN