Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT MNC Energy Investments Tbk. Foto: Perseroan

PT MNC Energy Investments Tbk. Foto: Perseroan

Rights Issue, MNC Energy (IATA) Incar Dana Rp 3,5 Triliun

Jumat, 20 Mei 2022 | 08:19 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT MNC Energy Investments Tbk (IATA) akan melakukan penambahan modal sebanyak 14.840.555.748 saham seri B dengan nilai nominal Rp 50 per saham melalui hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Adapun target raihan dana dari aksi korporasi ini adalah Rp 3,5 triliun, meski belum ditetapkan harga pelaksanaannya.

Baca juga: Tok, Pemegang Saham Beri Restu MNC Energy (IATA) Rights Issue

Dalam prospektusnya yang dikutip pada Jumat (20/5/2022) dijelaskan, bersamaan dengan penawaran umum terbatas (PUT) II ini, perseroan menerbitkan sebanyak 2.968.111.149 waran seri I. Waran seri I adalah efek yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham biasa seri B. Waran seri I dapat dilaksanakan selama periode pelaksanaan waran, yaitu mulai tanggal 9 Januari 2023 sampai dengan tanggal 4 Juli 2025.

Pemegang waran seri I tidak mempunyai hak sebagai pemegang saham, termasuk hak atas dividen selama waran seri I tersebut belum dilaksanakan menjadi saham. Bila waran seri I tidak dilaksanakan sampai habis periode pelaksanaannya, maka waran seri I tersebut menjadi kadaluarsa, tidak bernilai dan tidak berlaku. Saham hasil pelaksanaan HMETD dan waran seri I yang ditawarkan melalui PUT II ini seluruhnya merupakan saham yang dikeluarkan dari portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Prospektus IATA juga menyatakan jika saham-saham yang ditawarkan dalam PUT II ini tidak seluruhnya diambil atau dibeli oleh pemegang HMETD, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang HMETD lainnya yang telah melakukan pemesanan lebih besar dari haknya sebagaimana tercantum dalam daftar pemegang HMETD, secara proposional berdasarkan atas jumlah HMETD yang dilaksanakan.

Baca juga: Laba Tumbuh Pesat, Bagaiman Dengan Prospek Saham Bukit Asam (PTBA)?

Dana yang diperoleh setelah dikurangi biaya-biaya emisi seluruhnya untuk memperkuat struktur permodalan guna pengembangan usaha, yaitu untuk penyelesaian hak tagih PT MNC Investama Tbk (BHIT) terhadap IATA berdasarkan promissory note yang diterbitkan oleh IATA dalam rangka pengambilalihan PT Bhakti Coal Resources (BCR). Selain itu, untuk modal kerja perseroan termasuk investasi di anak perusahaan.

Berikut jadwal sementara pelaksanaan rights issue IATA:

Tanggal rapat umum pemegang saham luar biasa: 18 Mei 2022

Tanggal efektif: 24 Juni 2022

Tanggal Cum HMETD pada perdagangan di

- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 4 Juli 2022

- Pasar tunai: 6 Juli 2022

Tanggal Ex HMETD pada perdagangan di

- Pasar reguler dan pasar negosiasi: 5 Juli 2022

- Pasar tunai: 7 Juli 2022

Tanggal akhir pencatatan dalam daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas HMETD: 6 Juli 2022

Tanggal distribusi HMETD: 7 Juli 2022

Tanggal pencatatan saham di BEI: 8 Juli 2022

Periode perdagangan HMETD di BEI : 8 – 21 Juli 2022

Periode Pelaksanaan: 8-21 Juli 2022

Tanggal akhir pembayaran pemesanan saham tambahan: 25 Juli 2022

Periode distribusi saham hasil pelaksanaan HMETD: 12-25 Juli 2022

Tanggal penjatahan saham dan distribusi saham hasil penjatahan: 26 Juli 2022

Tanggal pengembalian uang pemesanan pembelian saham tambahan: 28 Juli 2022

Editor : Theresa Sandra Desfika (theresa.sandra@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN