Menu
Sign in
@ Contact
Search
ilustrasi  harga minyak
Sumber: Antara

ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

Rilis Data EIA Dukung Kenaikan Harga Minyak

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Tim Research and Development ICDX mengatakan, pergerakan Harga minyak mentah masih dalam tren kenaikan pada perdagangan pagi ini ke level US$ 93 per barel. Hal ini akibat rilisnya data EIA Crude Oil Stocks Change sebesar 5,5 juta dari sebelumnya 4,5 juta.

Selain itu, Tim Research and Development ICDX menyebut, EIA merilis stok natural gas AS yang lebih tinggi dari sebelumnya sebesar 44 miliar dari sebelumnya 40 miliar, meningkatnya stok gas AS karena harga gas alam dan biaya listrik naik ke level tertinggi akibat keterbatasan pasokan dari gas Rusia sehingga terjadinya peralihan dari gas ke minyak di sejumlah negara. “Meningkatnya permintaaan minyak yang tinggi mendorong lonjakan pada harga minyak mentah,” tulis Tim Research and Development ICDX dalam risetnya, Jumat (12/8/2022).

Tim Research and Development ICDX menambahkan, turut mendukung kenaikan harga minyak, US Bureau of Labour Statistics inflasi AS pada bulan Juli dilaporkan sebesar 8,5% pada yoy, walaupun angka ini masih tinggi namun menjadi lebih rendah dari sebelumnya sebesar 9,1% Juni pada yoy angka ini menjadi tertinggi lebih dari 40 tahun terakhir.

Baca juga: Inflasi AS Mereda di Juli Terbawa Penurunan Harga Minyak

Inflasi energi pun melambat, meski masih di level tinggi. Harga bensin masih naik 44% pada yoy, melambat dibandingkan Juni 2022 yang melonjak 59,9% yoy. Hal ini membuat pelaku pasar berekspektasi kemungkinan kebijakan The Fed kedepan meningkatkan tingkat suku bunga yang lebih rendah dari sebelumnya, sebesar 50 basis poin menjadi 2,75% sampai 3%.

“Dengan kenaikan suku bunga yang lebih rendah pelaku pasar menilai harapan ini baik untuk dapat keluar dari kemungkinan resesi yang masih membayangi pelaku pasar, dan saat ekonomi AS menggeliat maka permintaan pada minyak mentah juga ikut terdorong,” tambah Tim Research and Development ICDX.

Selain itu, lanjut Tim Research and Development ICDX, dalam berita yang beredar otoritas Ukraina memutuskan untuk menutup pipa minyak yang mengalir dari Rusia menuju Eropa. Penutupan disebabkan oleh belum diterimanya pembayaran jasa transit pipa Druzhba dari Rusia kepada Ukraina, pihak Ukraina meminta pembayaran 100% di awal sebelum minyak dialiri, Transneft sebagai penyalur pasokan minyak Rusia di pipa itu mengatakan hal yang memberatkan karena pembayaran tidak dapat dilakukan akibat sanksi Eropa kepada Rusia atas invasi yang dilakukan terhadap Ukraina.

Baca juga: Permintaan Bensin AS Membaik, Harga Minyak Ikut Menguat

“Hal ini juga menjadi sentimen positif dan dapat mendukung permintaan pada komoditas minyak mentah,” jelas Tim Research and Development ICDX.

Meskipun demikian, Organisasi negara-negara pengekspor minyak (OPEC) kembali merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi dan permintaan minyak tahun ini, bahwa dalam laporan bulanan ekonomi dunia diperkirakan akan tumbuh sebesar 3,1% pada tahun 2022 dibanding dengan perkiraan yang lebih tinggi sebesar 3,5% dalam tiga bulan sebelumnya karena sejumlah resiko ketegangan geopolitik, pandemi Covid-19 serta kenaikan inflasi, pengetatan kebijakan moneter di sejumlah negara.

“Melihat dari sudut pandang teknis, harga minyak berpotensi menemui posisi resistance terdekat di level US$ 96 per barel. Namun, apabila menemui katalis negatif maka harga berpotensi turun ke support terdekat di level US$ 90 per barel,” tutup Tim Research and Development ICDX.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com