Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Hary Tjahjadi, Head of Treasury Research Bank BNI. Sumber: BSTV

Hary Tjahjadi, Head of Treasury Research Bank BNI. Sumber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK BNI

Rupiah akan Bergerak di 13.725-13.900

Gora Kunjana, Senin, 24 Februari 2020 | 09:48 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Senin pagi (24/2/2020) melemah 93 poin atau 0,67% menjadi Rp13.853 per dolar AS dari sebelumnya Rp13.760 per dolar AS.

Hary Tjahjadi, Head of Treasury Research Bank BNI, dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV di IDXOpening Bell di Jakarta, Senin (24/2/2020) mengatakan pergerakan rupiah di awal pekan ini akan masih tertekan oleh isu virus korona.

Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST
Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST

“Secara global virus korona berdampak karena penyebarannya kembali meningkat, walaupun di China (Tiongkok) sendiri terjadi penurunan korban, tapi kita ketahui Iran dan Italia juga sudah mulai terpapar,” katanya saat ditemui di Dealing Room Bank BNI.

Adapun sentimen yang dapat mendorong rupiah, kata Hary, adalah langkah BI yang telah memangkas suku bunga acuannya pekan lalu sebesar 25 basis poin dan itu akan mendorong investor asing untuk melakukan investasi di obligasi, terutama SBN tenor di bawah 5 tahun.

Hary Tjahjadi, Head of Treasury Research Bank BNI. Sumber: BSTV
Hary Tjahjadi, Head of Treasury Research Bank BNI. Sumber: BSTV

“Setelah BI cut rate, investor tertarik ke obligasi, apalagi dengan akhir tahun ini kemungkinan BI masih akan melakukan cut rate sebesar 25 basi poin lagi. Sehingga minat investor untuk obligasi di bawah 5 tahun meningkat,” katanya.

Hary Tjahjadi memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di level 13.725 sampai 13.900.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN