Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teguh Sulistiyono, Senior Manager Treasury Business Bank BRI. Sumber: BSTV

Teguh Sulistiyono, Senior Manager Treasury Business Bank BRI. Sumber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK BRI

Rupiah akan Bergerak di Rentang 13.600-13.700

Gora Kunjana, Kamis, 16 Januari 2020 | 10:01 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi (16/1/2020) bergerak menguat 22 poin atau 0,16% menjadi Rp13.673 per dolar AS dibanding sebelumnya di posisi Rp13.695 per dolar AS.

Teguh Sulistiyono, Senior Manager Treasury Business Bank BRI, dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV di acara IDXOpening Bell di Jakarta, Kamis (16/1/2020) mengatakan, dari penutupan akhir tahun di level 13.883, pergerakan rupiah sudah cukup menggembirakan menguat sekitar 1,45%.

Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao
Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao

“Pergerakan rupiah karena sentimen global dengan adanya pernyataan AS yang masih akan menunda pengenaan tarif impor produk-produk Tiongkok yang menjadi perhatian pasar. Dari dalam negeri ada realisasi ekspor yang mencapai US$ 167 miliar yang membuat defisit anggaran kita semakin membaik. Ada juga perdagangan sawit yang memanas antara India dan Malaysia, ini bisa dijadikan celah pasar sawit Indonesia masuk ke India,” katanya saat ditemui di Dealing Room Bank BRI.

Mengenai pergerakan rupiah terhadap mata uang Asia lainnya, ia mengatakan pergerakannya tidak terlalu volatile tetapi ditutup cenderung melemah.

“Untuk pergerakan mata uang asing lainnya terhadap dolar AS kebanyakan melemah dan disebabkan oleh sentimen global,” ujarnya.

Teguh Sulistiyono, Senior Manager Treasury Business Bank BRI. Sumber: BSTV
Teguh Sulistiyono, Senior Manager Treasury Business Bank BRI. Sumber: BSTV

Teguh memprediksikan pergerakan rupiah hari ini ada di level 13.600-13.700.

Ia mengatakan hal yang harus diperhatikan investor hari ini adalah rilis data-data dari AS dan UK yang akan diumumkan.

Sementara mengenai obligasi, Teguh mengatakan perdagangan obligasi pada awal pekan ini relative menguat.

“Yields 10 tahun sudah menembus level 7% sekarang ada di 6,87% dibandingkan Jumat kemarin 6,93%, ini menunjukkan bahwa investor masih tertarik dengan yield yang ditawarkan oleh government bond Indonesia. Kita lihat juga lelang perdana syahriah kemarin cukup menggembirakan,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA