Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao

Petugas BI menunjukkan uang rupiah yang baru, dalam peluncuran uang rupiah kertas dan logam tahun emisi 2016 di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, 19 Desember 2016. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo Joanito De Saojoao

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Menguat 43 Poin di 13.090

Gora Kunjana, Jumat, 13 Desember 2019 | 18:09 WIB

JAKARTA, investor.id - Seiring kesepakatan dagang AS-Tiongkok yang semakin dekat, nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, akhir pekan ini menguat 43 poin atau 0,3% di level Rp13.090 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.033 per dolar AS.

Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi seperti dilansir Antara, mengatakan, hari ini pemerintah dan Bank Indonesia sedikit lega dan tidak melakukan intervensi terhadap pasar akibat data eksternal yang cukup positif terutama kesepakatan dagang AS dan Tiongkok fase I yang akan ditandatangani serta pemilu di Inggris yang kemungkinan dimenangkan partai konservatif.

"Sehingga wajar kalau mata uang garuda kembali digdaya dan menjadi nomer satu di Asia," ujar Ibrahim.

Menurut Ibrahim, pelaku pasar semringah karena hubungan AS-Tiongkok yang terus membaik. Kabar terbaru, AS siap untuk menunda atau bahkan membatalkan pengenaan bea masuk baru untuk importasi produk Tiongkok senilai US$ 160 miliar yang sedianya berlaku 15 Desember.

Tidak hanya itu, Reuters memberitakan AS juga akan memberi diskon 50% atas bea masuk yang berlaku selama masa perang dagang lebih dari setahun terakhir.

Sebagai informasi, AS telah mengenakan bea masuk terhadap importasi produk buatan Tiongkok senilai US$ 550 miliar selama periode tersebut.

Tniogkok pun memberi respons positif. Seperti dikutip dari Reuters, Tiongkok berencana membeli produk pertanian AS senilai US$ 50 miliar tahun depan. Jumlah ini lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2017, sebelum perang dagang meletus.

Kabar dari Inggris juga menjadi sentimen positif di pasar. Kemarin, rakyat Inggris memilih anggota parlemen dalam pemilu yang dipercepat. Semestinya lemilu di Inggris baru terjadi pada 2022.

Hasil exit poll menujukkan partai konservatif bakal memenangi Pemilu. Tories adalah partai penguasa di Palace of Westminster, gedung parlemen Inggris. Artinya, kemungkinan besar Boris Johnson masih akan menjabat sebagai Perdana Menteri, tidak ada perubahan kepemimpinan.

"Ini membuat proses perceraian Inggris dengan Uni Eropa atau Brexit diharapkan lebih mulus, karena tidak ada perubahan kebijakan," kata Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp14.015 per dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.969 per dolar AS hingga Rp14.015 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat umenjadi Rp13.982 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.042 per dolar AS.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA