Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST

Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST

Rupiah Akhir Pekan Ditutup Naik 33 Poin di 14.235

Jumat, 16 Agustus 2019 | 18:57 WIB

JAKARTA, investor.id - Ditopang sentimen positif dari pembacaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2020 beserta nota keuangan yang dinilai terukur, rupiah menguat 33 poin atau 0,45% menjadi Rp 14.235 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.268 per dolar AS.

"Mayoritas mata uang global relatif melemah terhadap dolar AS. Namun, mata uang rupiah menguat, bisa dibilang pasar merespon positif RAPBN dan nota keuangan," ujar Analis Valbury Asia Futures Lukman Leong seperti dilansir Antara.

Ia menambahkan bahwa asumsi-asumsi dalam RAPBN akan menjadi acuan pelaku pasar dalam menentukan arah kebijakan investasi. RAPBN yang terukur akan direspons positif pasar.

Berdasarkan RAPBN 2020, inflasi akan tetap dijaga rendah pada tingkat 3,1% untuk mendukung daya beli masyarakat. Sementara nilai tukar rupiah diperkirakan berada di kisaran Rp14.400 per dolar AS karena kondisi eksternal yang masih dibayangi oleh ketidakpastian.

"Melihat RAPBN, faktor eksternal masih akan mempengaruhi pergerakan rupiah, sementara domestik relatif stabil," katanya.

Eksternal, ia mengemukakan, selain perang dagang ada sentimen terdekat yang sedang diperhatikan pelaku pasar, yakni podato Ketua The Fed Jerome Powell di forum bank sentral tahunan di Jackson Hole, Wyoming, pekan depan.

Ia menambahkan, sedianya Powell akan berbicara tentang tantangan-tantangan keuangan. Pidato Powell akan menjadi perhatian untuk petunjuk baru mengenai prospek suku bunga AS di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang potensi resesi dan pertikaian perdagangan AS-Tiongkok.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Jumat ini menunjukkan, rupiah menguat menjadi Rp14.258 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.268 per dolar AS. (gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA