Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
VP Interest Rate Trading Bank Mandiri Aries Syamsul Arifin. Sumber: BSTV

VP Interest Rate Trading Bank Mandiri Aries Syamsul Arifin. Sumber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK MANDIRI

Rupiah Diperkirakan Stabil di Range 14.050-14.100

Gora Kunjana, Jumat, 20 September 2019 | 10:03 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi bergerak melemah 22 poin atau 0,15% menjadi Rp14.082 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp14.060 per dolar AS.

VP Interest Rate Trading Bank Mandiri Aries Syamsul Arifin dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV di Dealing room Bank Mandiri, Jumat (20/9/2019) mengatakan, sebetulnya selama sepekan terakhir pergerakan rupiah relatif stabil. Ia memprediksi hari ini rupiah akan bergerak di level 14.050-14.100.

“Jadi kalau pagi ini melemah, masih akibat sentimen global. Yaitu ketika negara-negara maju mulai melonggarkan kebijakannya seperti The Fed yang melonggarkan suku bunga acuannya 25 basis poin yang berdampak positif terhadap Negara-negara emerging dimana arus modal kembali masuk ke Indonesia. Namun sayang di saat kondisi positif seperti itu ada serangan bom ke kilang minyak Arab Saudi yang menyebabkan ketegangan geoplitik,” katanya.

Namun Aries memperkirakan rupiah akan tetap stabil di range 14.050 sampai 14.100.

Rupiah Menguat
Teller menghitung lembaran rupiah di Bank OCBC NISP, Jakarta. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Ia menjelaskan lebih lanjut, selain pelonggaran kebijakan suku bunga dari Negara-negara maju, rupiah juga dipengaruhi sentimen dari dalam negeri. BI sudah memotong suku bunga acuannya 25 basis poin dari 5,5% jadi 5,25%. Juga melakukan pelonggaran kebijakan makroprudensial yang semuanya akan berdampak positif terhadap pergerakan rupiah hari ini.

Aries menilai rupiah masih stabil karena meskipun pertumbuhan ekonomi Indonesia masih cenderung agak melambat namun disbanding Negara-negara emerging lainnya masih relatif lebih baik.

“Jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi di Turki di Argentina, di Brasil, kita masih lebih baik, Sehingga kita melihat rupiah masih stabil cenderung menguatlah,” katanya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA