Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rupiah. Foto: IST

Rupiah. Foto: IST

Rupiah Kamis Dibuka Turun 7 Poin di 14.045

Gora Kunjana, Kamis, 12 Desember 2019 | 10:06 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis pagi terdepresiasi pasca bank sentral AS The Fed menahan suku bunga acuannya.

Pada pukul 9.30 WIB, rupiah Kamis pagi melemah 7 poin atau 0,05% menjadi Rp14.045 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp14.038 per dolar AS.

"Rupiah kemungkinan akan kembali melemah dalam perdagangan hari ini," kata Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi.

The Fed mempertahankan suku bunga stabil dan Gubernur The Fed Jerome Powell mengatakan kenaikan inflasi yang signifikan dan persisten diperlukan untuk menaikkan suku bunga.

The Fed mempertahankan suku bunga acuan dalam kisaran target 1,50% hingga 1,75%, dan komite penetapan suku bunga bank sentral AS mengatakan setelah pertemuan kebijakan dua hari bahwa mereka memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS moderat dan pengangguran rendah sampai pemilihan presiden tahun depan.

Pelaku pasar akan mengawasi pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) besok, tetapi sebagian besar akan tetap fokus pada apa yang terjadi pada Sabtu (14/12) sehubungan dengan negosiasi perdagangan AS-Tiongkok.

Presiden AS Donald Trump telah menetapkan 15 Desember sebagai tanggal untuk mengenakan tarif hampir US$ 160 miliar pada barang-barang konsumen Tiongkok.

Ibrahim memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp13.990 per dolar AS hingga Rp14.070 per dolar AS.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA