Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Senior Manager Treasury Business Bank BRI Muhammad  Ikhsan. Sumber: BSTV

Senior Manager Treasury Business Bank BRI Muhammad Ikhsan. Sumber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK BRI

Rupiah Kemungkinan akan Bergerak di Level 13.620-13.660

Gora Kunjana, Kamis, 30 Januari 2020 | 10:13 WIB

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis pagi (30/1), bergerak melemah tipis 1 poin atau 0,01% menjadi Rp13.635 per dolar AS dibanding sebelumnya di posisi Rp13.634 per dolar AS.

Senior Manager Treasury Business Bank BRI Muhammad Ikhsan dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV dalam acara IDXOpening Bell di Jakarta, Kamis (30/1/2020) mengatakan, rupiah secara year to date sudah menguat 1,83%. Rupiah selama satu minggu ini secara teknikal cenderung menguat di level support di 13.600 dan resistance di 13.660.

Foto ilustrasi uang rupiah/David Gitaroza/Investor Daily
Foto ilustrasi uang rupiah/David Gitaroza/Investor Daily

“Kalau kita lihat minggu kemarin, rupiah malah tembus di level 13.575. Ini karena optimisme pasar terhadap rjuiah itu sangat bagus dilihat dari kondisi ekonomi Indonesia yang saya rasa sangat tangguh ya di tengah perlambatan ekonomi global. Data-data ekonomi kita bagus, ekonomi tumbuh di 5,02%, inflasi di 2,7%, cadangan devisa juga di US$ 129 miliar, trade balance menyempit di US$ 28 juta, dengan pertumbuhan ekspor yang positif,” katanya saat ditemui di Dealing Room Bank BRI.

Ikhsan menambahkan, RDG BI yang mempertahankan suku bunga acuan tetap di 5%,  ini menunjukkan investor melihat bahwa investasi di Indonesia sangat menarik dengan return yield yang akan lebih bagus dibandingkan dengan risk-nya.

Hari ini rupiah dibuka melemah tipis karena ada isu virus korona yang memang sampai sekarang masih belum diketahui akan berakhir.

Mohammad Ikhsan, Senior Manager Treasury. Sumber: BSTV
Mohammad Ikhsan, Senior Manager Treasury. Sumber: BSTV

“Hari ini rupiah kemungkinan akan bergerak di level 13.620-13.660,” katanya seraya menambahkan bahwa isu virus korona harus terus dipantau perkembangannya.

“Begitu virus menyebar market itu risk-off sehingga high yield aset akan sedikit melemah termasuk rupiah. Investor akan cenderung memilih aset-aset safe haven seperti komoditi emas, cuurency yen, atau pun US Treasury. Namun kemarin ada informasi WHO bahwa Tiongkok memiliki fasilitas untuk menanggulangi ini semua dan orang asing ya tak perlu dievakuasi, dan kemarin rupiah naik kembali,” urainya.

Ikhsan pun berharap virus ini tak terlalu bisa ditangani Tiongkok, mengingat Tiongkok merupakan ekonomu nomor 2 di dunia sehingga dampaknya akan cukup signifikan jika pengamanan berlarut-larut.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN