Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reny Eka Putri, Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri. Sumber: BSTV

Reny Eka Putri, Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri. Sumber: BSTV

LAPORAN DARI DEALING ROOM BANK MANDIRI

Rupiah Masih akan Didukung Sentimen Positif Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Desember 2019 | 10:10 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Jumat pagi, bergerak menembus level di bawah Rp14.000 per dolar AS. Rupiah menguat 64 poin atau 0,45% menjadi Rp13.969 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya di level Rp14.033 per dolar AS.

Reny Eka Putri, Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri dalam wawancaranya dengan BeritasatuTV di acara IDX Opening Bell, Jumat (13/12/2019) mengatakan, rupiah kemarin berhasil menguat ke 14.033 terhadap dolar AS, dan hari ini pun rupiah kembali menguat di 14.023, bahkan current level di 13.980.

Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST
Uang Rupiah di sebuah bank. Foto ilustrasi: IST


“Jadi sentimen positif masih sangat mempengaruhi pergerakan rupiah untuk hari ini. Dari pasar regional mata uangnya juga menguat opening-nya terhadap US dollar. Hasil FOMC meeting kemarin juga positif dimana The Fed menunjukkan kebijakannya yang tetap dovish artinya mempertahankan suku bunga acuannya setidaknya sampai 2020 di level 1,5 sampai 1,75%. Dan, kemungkinan baru berubah 2021. Selain itu trade deal  diperkirakan akan mencapai kesepatan juga akan menjadi sentimen baik untuk rupiah ,” katanya saat ditemui di Dealing Room Bank Mandiri.

Reny mengatakan, pasar saat ini mengekspektasi minggu depan. Selain data neraca perdagangan, juga ada rapat dewan gubernur BI. Pasar ekspektasi BI masih akan melanjutkan kebijakan akomodatif.

Reny Eka Putri, Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri.  Sumber: BSTV
Reny Eka Putri, Senior Quantitative Analyst Bank Mandiri. Sumber: BSTV

“Dari bank sendiri menilai masih ada ruang untuk pemangkasan suku bunga pekan depan,” katanya.

Untuk rupiah di akhir tahun ini, Reny mengatakan, posisi rupiah saat ini sudah cukup kuat di bawah 14.000. Dan, sentimennya pun masih mendukung, stabilitas ekonomi masih tetap terjaga sampai akhir tahun ini dengan data-data yang cukup solid dibanding data-data Negara lain.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN