Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Karyawati bank menghitung uang rupiah di sebuah bank di Jakarta. Foto ilustrasi:  BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Karyawati bank menghitung uang rupiah di sebuah bank di Jakarta. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Rupiah Menguat di Tengah Volatilitas Pasar Global

Jumat, 28 Januari 2022 | 19:29 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta menjelang akhir pekan ini ditutup menguat di tengah volatilitas pasar global.

Rupiah Jumat sore (28/1) ditutup menguat 14 poin atau 0,1% ke posisi Rp 14.375 per dolar AS dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 14.389 per dolar AS.

Baca juga: IMF: Suku Bunga The Fed Naik, Pemulihan di Asia Melambat

"Volatilitas pasar global masih cukup tinggi setelah sinyal kuat yang diberikan oleh Jerome Powell bahwa Fed Fund Rate akan mulai dinaikkan pada Maret 2022," kata analis pasar uang Bank Mandiri Rully Arya saat dihubungi Antara di Jakarta. Pelaku pasar memprediksi akan ada kenaikan antara tiga hingga empat kali yang dilakukan oleh bank sentral AS tahun ini.

Sementara itu, dari dalam negeri pelaku pasar masih menunggu publikasi data inflasi pada pekan depan. Rully memperkirakan inflasi Januari 2022 akan kembali naik hingga di atas 2%, sehingga belum akan menopang pergerakan nilai tukar rupiah. "Ditambah, dengan kenaikan signifikan daily infection dalam beberapa hari terakhir," ujar dia.

Baca juga: The Fed Diperkirakan Naikkan Suku Bunga 4 Kali, Ini Jadwalnya

Jumlah kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 di Tanah Air pada Kamis (27/1) kembali meningkat mencapai 8.077 kasus, sehingga total kasus mencapai 4,31 juta kasus. Khusus untuk kasus positif varian Omicron telah mencapai 1.998 kasus.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp 14.369 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 14.353 per dolar AS hingga Rp 14.393 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Jumat menguat ke posisi Rp 14.381 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 14.385 per dolar AS.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN