Menu
Sign in
@ Contact
Search
Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Jakarta. (FOTO: ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

Petugas jasa penukaran valuta asing memeriksa lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat di Jakarta. (FOTO: ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARI)

Rupiah Menguat Seiring Ekspektasi Pelonggaran Pembatasan di Tiongkok

Rabu, 30 Nov 2022 | 17:37 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Rabu (30/11) sore menguat, seiring ekspektasi pelonggaran pembatasan akibat Covid-19 di Tiongkok.

Rupiah ditutup menguat 11 poin atau 0,07% ke posisi Rp 15.732 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.743 per dolar AS.

“Penguatan rupiah didorong oleh turunnya dolar AS seiring meningkatnya harapan akan adanya pelonggaran pembatasan di Tiongkok,” kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Bisnis Menara Telko di Tengah Gejolak Suku Bungadan Rupiah

Advertisement

Pejabat kesehatan Tiongkok mengatakan mereka akan mempercepat vaksinasi Covid-19 untuk orang lanjut usia. Ini menjadi langkah untuk mengatasi hambatan utama dalam upaya melonggarkan pembatasan yang telah memicu protes keras dalam beberapa hari terakhir.

Namun penguatan rupiah relatif terbatas, jelang pidato Gubernur Federal Reserve (Fed) Jerome Powell pada Rabu waktu setempat.

Indeks dolar AS turun 0,13% menjadi 106,72 setelah mencapai 106,9 pada awal perdagangan Asia, untuk pertama kalinya sejak 23 November.

Indeks telah merosot ke sekitar 105,3 dua kali sejak pertengahan bulan, di tengah spekulasi bahwa Fed akan beralih dari kenaikan suku bunga yang agresif, setelah inflasi menunjukkan tanda-tanda mendekati puncaknya.

Baca juga: BI Terbitkan Desain Pengembangan Rupiah Digital

Peluang Fed akan memperlambat laju kenaikan suku bunga 50 basis poin (bps) saat ini mencapai 63,5% pada 14 Desember, dan 36,5% untuk kemungkinan kenaikan 75 bps.

Presiden Federal Reserve New York John Williams mengatakan pada awal pekan ini bahwa bank sentral perlu terus menaikkan suku bunga acuannya.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp 15.734 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 15.717 per dolar AS hingga Rp 15.749 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Rabu melemah ke posisi Rp 15.742 per dolar AS, dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 15.737 per dolar AS.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com