Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Teller menghitung rupiah di sebuah bank pemerintah di Jakarta, baru-baru ini.   Foto: Investor Daily/DAVID

Teller menghitung rupiah di sebuah bank pemerintah di Jakarta, baru-baru ini. Foto: Investor Daily/DAVID

Rupiah Selasa Sore Melemah 75 Poin di 14.325

Selasa, 13 Agustus 2019 | 18:02 WIB

JAKARTA, investor.id - Masih melanjutkan pelemahan di awal pekan, nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa sore melemah 75 poin atau 0,53% menjadi Rp14.325 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.250 per dolar AS.

"Ketidakpastian hubungan dagang Amerika Serikat - Tiongkok masih menjadi faktor yang mendorong minat investor untuk mengoleksi emas," kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi seperti dillansir Antara.

Pasalnya, lanjut Ibrahim, pada akhir pekan lalu Presiden AS Donald Trump mengatakan dirinya masih belum siap untuk membuat kesepakatan dengan Tiongkok.

Sebelumnya Trump juga sudah mengancam akan mengenakan tarif 10% pada produk impor asal Tiongkok senilai US$ 300 miliar.

Beberapa analis memperkirakan jika perang dagang AS-Tiongkok terus tereskalasi bisa menyebabkan perekonomian global jatuh kepada resesi.

Hal itu dikarenakan AS dan Tiongkok merupakan dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia. Pengaruhnya akan melebar ke seluruh penjuru negeri.

Untuk mempertahankan stabilitas nilai mata uang rupiah, Bank Indonesia kembali memantau keadaan pasar dengan cara melakukan intervensi dalam pasar obligasi dan valas melalui transaksi Domestic Non Delivery Forward (DNDF) yang bertujuan demi membendung risiko yang dipicu kekhawatiran akan krisis keuangan di Argentina dan risiko politik di Hong Kong serta perang dagang.

"Walaupun intervensi ini hanya menahan pelemahan sesaat, tetapi BI benar-benar ikut berjibaku dalam menstabilkan mata uangnya," kata Ibrahim.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah Rp14.268 dolar AS. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp14.268 per dolar AS hingga Rp14.334 per dolar AS.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Selasa ini, menunjukkan rupiah melemah menjadi Rp14.283 per dolar AS dibanding hari sebelumnya di posisi Rp14.220 per dolar AS.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA