Menu
Sign in
@ Contact
Search
Ilustrasi lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. (Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aa)

Ilustrasi lembaran mata uang rupiah dan dolar Amerika Serikat. (Foto: ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/aa)

Rupiah Senin Melemah ke Rp 15.722 di Tengah Aksi Protes di Tiongkok

Senin, 28 Nov 2022 | 18:47 WIB
Grace El Dora (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (28/11) sore, melemah di tengah aksi protes massal yang terjadi di Tiongkok.

Rupiah ditutup melemah 49 poin atau 0,32% ke posisi Rp 15.722 per dolar AS, dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp 15.673 per dolar AS.

“Sentimen naiknya dolar AS dipicu oleh aksi protes di Tiongkok, terkait kebijakan anti corona yang selama ini diterapkan pemerintah Tiongkok,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Baca juga: Rupiah Awal Pekan Melemah Dipicu Berkurangnya Pasokan Dolar AS

Advertisement

Peningkatan kasus baru wabah corona yang berkelanjutan menyebabkan lockdown di banyak kota besar Tiongkok dan saat ini menyebabkan aksi demonstrasi, karena terus terhambatnya upaya pemulihan ekonomi di negara tersebut.

Tiongkok melaporkan kasus harian Covid-19 yang tertinggi sepanjang masa, dengan hampir 40.000 penularan baru pada Sabtu (26/11). Pemerintah menggunakan kebijakan ketat untuk membatasi penyebaran virus, tetapi hasilnya sejauh ini belum positif.

Baca juga: Bunga Acuan BI Naik, Kok Rupiah Malah Melemah?

Namun kebakaran mematikan terjadi di sebuah gedung, diduga terkait dengan tindakan karantina ketat yang disebabkan virus. Peristiwa ini mengakibatkan protes massal di Beijing dan Shanghai.

Sementara itu, notula rapat bank sentral AS Federal Reserve (Fed) menunjukkan bahwa beberapa anggota bank sentral merasa tepat untuk memperlambat laju kenaikan suku bunga, guna mengukur dampak ekonomi dari kenaikan suku bunga yang tajam tahun ini.

Baca juga: Rupiah Masih Oke, Ojo Dibandingke...

Tetapi suku bunga AS masih pada level yang terakhir terlihat selama krisis keuangan 2008 dan diperkirakan akan mencapai puncaknya pada level yang jauh lebih tinggi.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp 15.693 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp 15.693 per dolar AS hingga Rp 15.736 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp 15.729 per dolar AS, dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp 15.668 per dolar AS.

Editor : Grace El Dora (graceldora@gmail.com)

Sumber : ANTARA

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com