Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Rupiah Senin Pagi Melemah 10 Poin, Rp 8.670 per Dolar AS

Senin, 18 April 2011 | 10:26 WIB
Antara

JAKARTA- Kurs rupiah terhadap dolar AS di pasar spot antarbank Jakarta, Senin pagi melemah 10 poin menjadi Rp 8.670 per dolar dibanding penutupan akhir pekan lalu Rp 8.660, karena pada awal perdagangan terjadi pelepasan rupiah.

Direktur Currency Management Group, Farial Anwar di Jakarta, Senin mengatakan, posisi rupiah sepanjang pekan lalu berada dalam kisaran sempit dan berfluktuasi. “Karena itu koreksi harga yang terjadi pada Senin ini dinilai merupakan hal yang wajar,” katanya.

Menurut Farial Anwar, peluang rupiah untuk naik mencapai Rp 8.600 per dolar cukup besar dan koreksi yang terjadi saat ini kemungkinan Bank Indonesia (BI) berusaha menahannya. “BI menginginkan rupiah tidak terlalu cepat mencapai ke level Rp8.600 per dolar, meski kenaikan rupiah dinilai tidak menggerus pendapatan Indonesia dari ekspor,” katanya.

Pasar uang Indonesia masih positif apalagi fundamental ekonomi dinilai baik seperti cadangan devisa yang terus meningkat hingga mencapai US$ 112 miliar. Karena itu rupiah memang masih berpeluang untuk naik lagi, namun kapan kenaikan itu terjadi hingga mencapai Rp 8.600 per dolar sulit diperkirakan.

"Kami optimistis apabila pasar eksternal positif akan mendorong pelaku asing kembali bermain di pasar domestik melakukan aksi beli rupiah dan saham, sehingga mata uang Indonesia akan mengalami kenaikan cukup berarti," tuturnya.

Ia mengatakan, rupiah seharusnya sudah dapat mencapai level Rp 8.600 per dolar, namun terlihat sulit untuk mencapai level tersebut karena ada hambatan dari pasar.

“Apabila pergerakan rupiah mengikuti perkembangan pasar, kemungkinan besar mata uang Indonesia sudah berada di bawah level tersebut dan mendekati angka Rp 8.500 per dolar,” katanya. (gor/ant)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN