Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PP Presisi. Foto: IST

PP Presisi. Foto: IST

RUPS PP Presisi Tetapkan Rasio Dividen 20%

Rabu, 9 Juni 2021 | 16:00 WIB
Parluhutan Situmorang

JAKARTA, Investor.id - PT PP Presisi Tbk (PPRE) menetapkan dividen tunai tahun buku 2020 senilai Rp 11,7 miliar. Total dividen tersebut setara dengan 20% dari raihan laba brsih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp 58,6 miliar.

Direktur Keuangan PP Presisi Benny Pidakso mengatakan, pembagian dividen tersebut telah diputuskan rapat umum pemegang saham (RUPS) yang digelar di Jakarta, Rabu (9/6). “Dividen tersebut setara dengan Rp1,15 per saham. Walaupun jumlah dividen yang dibagikan turun dari tahun lalu, kami tetap akan membagikan dividen tunai di tengah situasi pandemi, sebagai wujud komitmen kami untuk meningkatkan shareholders value,” ujar melalui ketarang resmi di Jakarta, Rabu (9/6).

Pemegang saham juga memutuskan sekitar 5% keuntungan tahun lalu atau mencapai Rp 2,9 miliar sebagai dana cadangan wajib. Pemegang saham juga menyetujui sejumlah Rp 43,9 miliar atau sebesar 75% dialokasikan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan perseroan di tengah pandemi covid-19.

Selain memutuskan pembagian dividen tunai, dia mengatakan, RUPS menyetujui perubahan susunan dewan komisaris dan direksi untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Struktur dewan komisaris terdiri atas Komisaris Utama Yul Ari Pramuraharjo dan tiga komisaris lainnya Muhammad Toha Fauzi, Letjend (Purn) Sumardi, dan Indra Jaya Rajagukguk.

Sedangkan susunan direksi perseroan terdiri atas Rully Noviandar bertahan sebagai direktur utama PP Presisi dibantu tiga direktur lainnya, yaitu Benny Pidakso, M Wira Zukhrial, dan Muhammad Darwis Hamzah.

Sementara itu, Rully Noviandar mengatakan, perseroan berhasil menghadapi tantangan pandemi covid 19 sepanjang tahun lalu berkat penerapan strategi sustainability growth, yaitu inovasi, peningkatan kapabilitas di konstruksi (structure work) maupun non-konstruksi (jasa pertambangan), serta menekankan kembali pentingnya sustainability development melalui inisiatif green contractor.

“Pengembangan jasa pertambangan merupakan bagian strategi kami untuk melakukan klasterisasi lini bisnis untuk tumbuh lebih dinamis. Kami mengklasterisasi kapabilitas dimiliki perseroan menjadi konstruksi yang terdiri atas civil work & structure work. Serta non konstruksi yang terdiri atas production plant, rental alat berat, dan jasa pertambangan,” terangnya.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN