Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kantor Pusat PT Waskilta Karya Tbk

Kantor Pusat PT Waskilta Karya Tbk

RUPS, Waskita Karya Putuskan Bagi Dividen Rp 46 Miliar

Mashud Toarik, Jumat, 5 Juni 2020 | 20:36 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) akan membagikan dividen sebesar Rp 46 miliar atau Rp 3,455 per lembar saham. Jumlah ini mencerminkan 5% dari laba bersih yang dibukukan pada tahun 2019.

Rencana pembagian dividen ini diputuskan pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Jumat (5/6/2020).

Pada tahun buku 2019 emiten dengan kode saham WSKT ini meraih pendapatan usaha sebesar Rp 31,39 triliun dan laba bersih yang dicapai sebesar Rp 1,03 triliun. Posisi laba bersih ini menunjukan penurunan sebesar 77% dibanding tahun 2018 yang tercatat Rp 4,6 triliun.

Kemudian total aset di tahun 2019 mencapai Rp 122,59 triliun, liabilitas sebesar Rp 93,47 triliun, total ekuitas sebesar Rp29,12 triliun.

Direktur Utama PT Waskita Karya Tbk, I Gusti Ngurah Putra yang setelah RUPS tersebut mengakhiri jabatannya mengatakan untuk nilai kontrak baru yang diperoleh sebesar Rp 26,08 triliun.

“Dengan tambahan nilai kontrak baru tersebut serta adanya sisa nilai kontrak sebesar Rp 62,02 triliun, maka total kontrak yang dikelola oleh Waskita Karya pada tahun 2019 sebesar Rp 88,10 triliun,” urai I Gusti Ngurah Putra dikutip dari keterangan tertulis yang diterima redaksi.

Selain pembagian dividen, pemegang saham juga memutuskan untuk melakukan perombakan jajaran komisaris dan direksi Perseroan.

Posisi komisaris yang baru terdiri; Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Badrodin Haiti, Komisaris Danis H. Sumadilaga, M Fadjroel Rachman, Komisaris Robert Leonard Marbun, Komisaris Independen Bambang Setyo Wahyudi, Komisaris Independen Muradi, Komisaris Independen, Viktor S. Sirait.

Sementara posisi Direktur Utama dijabat oleh Direktur Utama Destiawan Soewardjono, Direktur Keuangan Taufik Hendra Kusuma, Direktur Human Capital Management dan Pengembangan Sistem Hadjar Seti Adji, Direktur Pengembangan Bisnis dan Quality, Safety, Health dan Environment Ferry Hendriyanto, Direktur Operasi 1 Didiet Oemar Prihadi, Direktur Operasi 2  Bambang Rianto, dan Direktur Operasi 3 Gunadi.

Masih terkait kinerja tahun 2019, manajemen WSKT memaparkan telah menerima pembayaran atas proyek turnkey sebesar Rp 26 triliun yang bersumber dari sejumlah proyek tol, proyek transmisi dan proyek konvensional serta proyek lainnya. Pembayaran juga diterima dari pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp 5,4 triliun.

Di bidang non-teknik dan bisnis, pada tahun 2019 Waskita Karya telah berhasil mencatatkan beberapa pencapaian antara lain divestasi 2 ruas tol yakni tol Solo - Ngawi dan Ngawi – Kertosono dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,4 triliun.

Kemudian melakukan peningkatan produktivitas konstruksi yang didukung implementasi teknologi konstruksi 4.0. Aplikasi Building Information Modelling (BIM) telah dimanfaatkan sebagai alat utama dalam metodologi perencanaan pekerjaan, penjadwalan, pentahapan serta monitoring dan pengendalian pelaksanaan konstruksi, telah memberikan pertambahan nilai yang signifikan dalam proses bisnis Waskita Karya.

“Saat ini seluruh proyek Waskita Karya telah memanfaatkan BIM dalam pelaksanaan pekerjaannya,” urainya.

Jika BIM dimanfaatkan untuk pengendalian spesifik proyek, sampai kepada komponen pekerjaan, pemanfaatan teknologi Geospatial Information System (GIS) juga merupakan program besar lain yang sedang dimulai di Waskita Karya, yang bertujuan untuk membantu manajemen melihat informasi makro terkait proyek. Waskita Karya telah menginisiasi program BIM yang terintegrasi dengan ERP dan GIS, serta dijadwalkan akan selesai di akhir tahun 2020 ini.

Waskita Karya berkomitmen kuat dalam peningkatan produktivitas dan efisiensi perusahaan. Peningkatan akurasi data dan informasi, serta pemanfaatan teknologi 4.0 untuk membantu identifikasi permasalahan secara lebih faktual dalam konteks proyek secara utuh, tentunya diharapkan keputusan yang diambil akan menjadi lebih cepat dan tepat. 

Kemudian, Waskita Karya memperoleh penghargaan zero accident sebanyak 32 kali dan penghargaan P2HIV AIDS sebanyak 9 kali dari Kementerian Tenaga Kerja dan Gubernur Jawa Timur. 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN