Menu
Sign in
@ Contact
Search
Aktivitas usaha PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). (Foto: Perseroan)

Aktivitas usaha PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN). (Foto: Perseroan)

Saham ARA, Laba Bersih Pradiksi Gunatama (PGUN) Melambung 74%

Senin, 28 Nov 2022 | 16:06 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) berhasil mencatatkan lonjakan laba bersih menjadi Rp 123 miliar hingga kuartal III-2022. Angka tersebut melesat 74% dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 71 miliar. Sedangkan harga saham PGUN melesat hingga auto reject atas (ARA), Senin (28/11/2022) senilai Rp 130 (24,53%) menjadi Rp 660.

Baca juga: Bukan Jhonlin Agro, tapi Entitas Milik Haji Isam Ini (PGUN) yang Mau Akuisisi

Lonjakan laba bersih tersebut sejalan dengan peningkatan kapasitas produksi tandan buah segar (TBS) sawit perseroan. Berdasarkan laporan keuangan yang dikutip Investor Daily, pendapatan perseroan meningkat 32,67% menjadi Rp 736,56 miliar sampai kuartal III-2022, dibandingkan periode sama tahun lalu Rp 555,17 miliar.

Pertumbuhan ditopang oleh peningkatan penjualan kelapa sawit sebesar 30,36% atau setara dengan Rp 650,39 miliar.  Disusul penjualan inti kelapa sawit sebesar Rp 80,82 miliar juga meningkat 43,68% dari periode yang sama pada sebelumnya Rp 56,25 miliar. Ditambah oleh pemasukan dari penjualan cangkang yang berjumlah Rp 5,34 miliar, periode sebelumnya perseran tak mendapatkan pemasukan dari segmen ini.

Advertisement

Sementara itu, diperiode yang sama total aset perseroan tercatat sebesar Rp 2,36 triliun yang  terdiri dari aset lancar Rp 306,07 miliar dan aset tidak lancar Rp 2.05 triliun. Sedangkan pada pos liabilitas tercatat berjumlah Rp 977,12 miliar, menurun cukup dalam jika dibandingkan dengan posisi liabilitas pada Desember tahun lalu Rp 1,02 triliun.

Baca juga: Pradiksi Gunatama (PGUN) Angkat Direktur Utama Baru

Sementara itu, Corporate Secretary Pradiksi Gunatama Muhammad Reza menjelaskan, PGUN sedang proses merger dengan PT Senabangun Anekapertiwi, anak perusahaan yang bergerak dalam bidang yang sama, memiliki luas HGU 16.404 Ha dan luas tertanam sebesar 6.871 Ha, dan target efektif merger di bulan Desember 2022.

“Kami berharap setelah merger, PGUN akan menjadi lebih ramping dari sisi organisasi, dan efektif dalam kinerja perseroan sehingga target produksi dan laba makin dapat dicapai di tahun depan,” papar Reza dalam keterangan resmi, Senin (28/11/22). 

Saat ini, pabrik kelapa Sawit PGUN sedang dalam proses peningkatan kapasitas olah Tandan Buah Segar dari 60 Ton/Jam menjadi 90 Ton/jam. Proses tersebut ditargetkan selesai pada awal triwulan II-2023.

Baca juga: Pradiksi Gunatama (PGUN) Raih Penghargaan Lingkungan HidupTingkat Provinsi Kalimantan Timur

“Kami telah memenuhi target produksi dan memaksimalkan laba usaha sampai dengan akhir tahun ini dengan hasil yang sangat baik, Kami juga berharap, pencapaian tahun ini akan tetap bertahan bahkan mengalami peningkatan di tahun-tahun mendatang,” papar Tamlikho selaku Direktur Keuangan PGUN.

Selain itu, dengan tujuan yang sama, belum lama ini perseroan juga mengumumkan akan melakukan pembelian lahan seluas 2000 hektar. Dalam aksi ini, perseroan menyiapkan dana sebesar Rp 200 miliar yang berasal dari pinjaman bank.

Selain itu, perusahaan akan meningkatkan produktivitas pabrik pengolahan kelapa sawit dengan menaikkan kapasitas. Diharapkan dengan upaya tersebut, kapasitas produksi CPO perseroan akan meningkat dari 75 ribu ton per tahun menjadi 113 ribu ton per tahun. Penambahan kapasitas ditargetkan tuntas akhir tahun ini.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com