Menu
Sign in
@ Contact
Search
Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B Universe Photo/Uthan AR)

Karyawan melintas di depan monitor saham Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B Universe Photo/Uthan AR)

Saham ARTO Melorot 17,6% dalam Sepekan, Bagaimana Saham Bank Digital Lainnya?

Jumat, 2 Des 2022 | 17:09 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id -  Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dan PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menjadi dua saham bank digital yang paling apes sepanjang hari ini. Hal ini dipicu atas penurunan harga kedua saham tersebut hingga auto reject bawah (ARB).

Baca juga: Lagi-lagi, Investor Net Sell Saham Rp 1,63 Triliun

Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/12/2022), saham ARTO terjun Rp 310 (6,87%) menjadi Rp 4.200. Penurunan saham bank digital ini dipicu atas merosotnya harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) hingga ARB dalam lima hari berturut-turut.

Sedangkan sepanjang pekan ini, saham ARTO telah melorot sebanyak 17,64% dari Rp 5.100 menjadi Rp 4.200. Penurunan saham ARTO merupakan yang paling tinggi, dibandingkan perusahaan bank digital lainnya. Namun demikian, belum terlihat upaya pemegang saham pengendali ARTO untuk menahan laju koreksi saham tersebut.

Advertisement

Sedangkan saham AMAR terkoreksi sampai ARB Rp 24 (6,70%) menjadi Rp 334. ARB saham AMAR telah berlangsung dalam dua hari berturut-turut. Sebagaimana diketahui AMAR tengah memproses penerbitan saham baru (rights issue) senilai Rp 280 per saham. Melalui PMHMETD II ini, AMAR membidik dana Rp 1,277 triliun.

Baca juga: Sempat Anjlok, IHSG Akhirnya Ditutup Turun Tipis dengan Saham MTPS dan BYAN ARA

Penurunan juga melanda saham bank digital ini, yaitu saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) terkoreksi Rp 20 (0,97%) menjadi Rp 2.040, dan PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) turun Rp 5 (0,63%) menjadi Rp 795.

Justru Menguat

Sebaliknya saham PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) naik RP 24 (5,04%) menjadi Rp 500, PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) naik Rp 3 (2,70%) menjadi Rp 114, dan PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) menguat Rp 5 (0,37%) menjadi Rp 1.360, menjadi saham bank digital yang berhasil mencatatkan penguatan sepanjang hari ini.

Penguatan tertinggi dicetak saham AGRO setelah diumumkan resmi harga pelaksanaan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue senilai Rp 500 per saham. Perseroan akan menerbitkan sebanyak 2,32 miliar saham Dengan asumsi seluruh HMETD dilaksanakan untuk membeli saham, maka AGRO akan memperoleh dana sebesar Rp 1,16 triliun.

Baca juga: Bank Raya (AGRO) Patok Harga Rights Issue Rp 500

Pemegang saham utama Bank Raya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) akan melaksanakan seluruh haknya dalam PMHMETD X ini. Saat ini BBRI menggenggam sebanyak 19.498.475.601 saham AGRO atau 85,72% dan masyarakat sejumlah 3.248.430.381 saham atau 14,28%.

Jika saham dalam PMHMETD X ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang saham porsi publik perseroan lainnya atau pemegang bukti HMETD porsi publik yang berhak, maka sisa saham baru akan dialokasikan kepada pemegang saham atau pemegang HMETD lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan sebagaimana tercantum dalam sertifikat bukti HMETD secara proporsional dengan ketentuan, bila jumlah seluruh saham baru yang dipesan termasuk pemesanan saham baru tambahan tidak melebihi jumlah seluruh saham yang ditawarkan dalam PMHMETD X ini, maka seluruh pesanan atas saham baru tambahan akan dipenuhi/


 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com