Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR). Foto: Perseroan.

SAHAM TOWR ANJLOK 6,09%

Saham Sarana Menara Senilai Rp 2,8 Triliun Beralih Tangan

Jumat, 7 Agustus 2020 | 15:43 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id – Salah satu pemegang saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) telah menjual sahamnya senilai Rp 2,8 triliun. Transaksi crossing saham tersebut difasilitasi PT JP Morgan Indonesia (BK) melalui pasar negosiasi. Sedangkan harga saham TOWR di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup anjlok 6,09% menjadi Rp 1.080.

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, nilai transaksi crossing saham emiten Grup Djarum ini mencapai Rp 1,7 triliun pada perdagangan Kamis (6/8). Selanjutnya, crossing saham kembali terjadi pada pembukaan perdagangan Jumat (7/8) senilai Rp 1,1 triliun.

Berdasarkan laporan Bloomberg, jumlah saham yang yang dilepas pemegang saham Sarana Menara tersebut mencapai 2,75 miliar dengan harga Rp 1.040 per saham. Harga tersebut mencerminkan diskon hingga 9,6% dari harga penutupan Kamis di posisi Rp 1.150.

Pihak penjualan melakukan transaksi ini sehubungan dengan lindung nilai atas satu atau lebih transaksi derivatif. Setelah transaksi ini, pihak penjual tersebut sama sekali tidak mengantongi saham Sarana Menara.

Wakil Direktur Utama Sarana Menara Nusantara Adam Ghifari mengatakan, pihaknya belum mengetahui secara rinci identitas pihak penjual saham. “Perusahaan tidak terlibat dalam transaksi tersebut,” jelas dia kepada Investor Daily, Jumat (7/8).

Per 30 Juni 2020, struktur pemegang saham Sarana Menara adalah PT Sapta Adhikari Investama sebanyak 51,71%, dan sisanya 46,69% adalah masyarakat. Sejumlah komisaris dan direksi perseroan juga menguasai saham di bawah 1%.

Crossing saham TOWR di level Rp 1.040 tersebut disinyalir sebagai pemicu utama penurunan drastis harga saham pereroan di BEI hari ini. Berdasarkan data, harga saham TOWR sempat menyentuh level auto reject bawah level Rp 1.070, meski akhirnya ditutup hanya turun Rp 70 (6,09%) dari Rp 1.150 menjadi Rp 1.080 per saham. Bahkan, perdagangan saham TOWR menempati nilai tertinggi hari ini mencapai Rp 1,45 triliun.

Hingga semester I-2020, Sarana Menara membukukan laba bersih Rp 1,31 triliun hingga semester I-2020, atau tumbuh 32% dibanding periode sama tahun lalu Rp 993,5 miliar. Seiring itu, pendapatan perseroan mencapai Rp 3,68 triliun, naik 21,8% secara tahunan, dari sebelumnya Rp 3,02 triliun.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN