Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Seorang investor melihat pergerakan saham melalui smartphone di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Seorang investor melihat pergerakan saham melalui smartphone di Jakarta. Foto ilustrasi: Investor Daily/David Gita Roza

Saham TLKM Paling Aktif Saat Indeks Turun 1,13%

Selasa, 30 November 2021 | 17:11 WIB
Nabil Alfaruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id — Saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) tercatat paling aktif saat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 74,35 poin (1,13%) ke level 6.533.93 pada perdagangan Selasa (30/11).

Berdasarkan data RTI, level tertinggi indeks mencapai 6.647.47, sedangkan terendah di level 6.533.93.

Sebanyak 182 saham harganya naik, 351 saham turun dan 131 saham stagnan. Nilai transaksi harian di Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp 20,67 triliun. Investor asing mencatat transaksi jual bersih (net sell) di semua pasar sebesar Rp 973,93 miliar.

Berdasarkan data dari RTI, saham yang paling aktif ditransaksikan berdasarkan nilai, yakni saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Harga TLKM turun 3,62%, BBRI turun 1,92%, BBCA melemah 1,69%, BMRI terkoreksi 2,44%, dan MDKA tergerus 2,14%.

Sementara itu, saham-saham yang paling aktif ditransaksikan berdasarkan volume adalah saham PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Central Proteina Prima Tbk (CPRO), PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC), PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG), PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI).

FREN ditransaksikan sebanyak 2 miliar saham, CPRO sebanyak 803,6 juta saham, ZINC sejumlah 770,3 juta saham, KBAG sebanyak 738 juta saham, dan BIPI sejumlah 653,7 juta saham.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN