Menu
Sign in
@ Contact
Search
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)

Saham Waskita Precast (WSBP) Digembok, Kapan Dibuka? Ini Penjelasannya

Rabu, 3 Agustus 2022 | 22:05 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berharap penghentian sementara (suspensi) perdagangan saham perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI) dapat dicabut setelah putusan perdamaian (homologasi) Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) perseroan berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Corporate Secretary Waskita Beton Precast Fandy Dewanto menjelaskan bahwa belum inkracht-nya putusan perdamaian PKPU disebabkan adanya permohonan kasasi dari salah satu kreditur WSBP, yaitu PT Bank DKI. “Jadi, kami menunggu proses kasasi,” kata Fandy kepada Investor Daily, Rabu (3/8/2022).

Terkait hal ini, Fandy memastikan bahwa perseroan akan menghormati permohonan kasasi yang diajukan Bank DKI. Sehingga, perseroan akan terus kooperatif menyelesaikan proses kasasi tersebut.

Baca juga: Ekspansi Pasar Hunian, Waskita Precast (WSBP): Mudah seperti Bermain Lego!

Sebab, putusan kasasi bakal menjadi dasar bagi WSBP untuk menuntaskan kewajiban kepada para kreditur. Dengan demikian, inkracht-nya putusan perdamaian PKPU akan memberikan manfaat bukan hanya bagi para kreditur, tetapi juga perseroan.

“Manajemen berharap suspensi perdagangan atas saham WSBP dapat dicabut setelah putusan perdamaian inkracht. Manajemen meyakini dicabutnya suspensi akan bermanfaat bagi para pemegang saham WSBP,” imbuh Fandy.

Sebelumnya, BEI membekukan perdagangan saham dan obligasi WSBP lantaran adanya default pembayaran kupon obligasi PUB I Tahap II pada 28 Januari 2022. Hal ini seiring dengan putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat untuk Perkara Nomor: 497/Pdt.Sus./PKPU/2021/PN.Niaga Jakarta Pusat yang menetapkan WSBP masuk PKPU pada 25 Januari 2022. Status PKPU tersebut akhirnya menyebabkan WSBP masuk dalam masa mandatory standstill.

Berdasarkan hasil putusan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta pada (28/6/2022), status PKPU WSBP dinyatakan resmi berakhir. Di mana dari hasil voting para kreditur pada 17 dan 20 Juni 2022, sebesar 80,6% secara nilai utang dan 88,9% secara headcount kreditur separatis, serta 92,8% secara nilai utang dan 96,4% secara headcount kreditur konkuren menyatakan setuju PKPU.

Baca juga: 11 Saham Kena Suspensi BEI, Ini Sebabnya!

Ke depan, anak usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) ini berkomitmen untuk mengakselerasi pemulihan kinerja operasional dan keuangan pasca pandemi Covid-19 melalui strategi perbaikan antara lain fokus pada proyek Waskita Grup, khususnya Proyek PMN (Penyertaan Modal Negara) dan proyek Pemerintah.

Selain itu, perusahaan yang bergerak di sektor beton pracetak itu juga akan melakukan efisiensi biaya melalui manajemen rantai pasok yang lebih baik, rasionalisasi reorganisasi dan rasionalisasi aset. Termasuk mengoptimalisasi belanja modal atau capital expenditure (capex), manajemen cash flow, inovasi produk, dan ekspansi ke pasar ritel melalui e-commerce.

Realisasi atas komitmen tersebut dapat terlihat pada performa kinerja perseroan di kuartal I-2022 yang membukukan pertumbuhan Nilai Kontrak Baru sebesar 28%, kemudian peningkatan pendapatan usaha sebesar 44%, dan menurunnya beban operasi sebesar 19%, serta perbaikan skor implementasi GCG pada 2021 menjadi 85,65 dibandingkan skor GCG pada 2020 sebesar 82,25.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com