Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi pilihan layanan Satria Antaran Prima (SAP) Express. (IST)

Ilustrasi pilihan layanan Satria Antaran Prima (SAP) Express. (IST)

Optimalkan Kantor Cabang

Satria Antaran Prima Targetkan Laba Tumbuh 27,65%

Rabu, 23 Juni 2021 | 13:18 WIB
Muhammad Ghafur Fadillah (muhamad.ghafurfadillah@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX), pemilik brand  SAP Express, menargetkan pendapatan tumbuh 32,86% menjadi Rp 600 miliar dan laba sebanyak Rp 40 miliar, atau 27,65% pada 2021. Untuk mendukung target tersebut, perseroan akan mengoptimalkan operasional kantor cabang.

Presiden Direktur Satria Antaran Prima Budiyanto Darmastono menjelaskan, perseroan akan menempatkan tenaga penjualan di seluruh, 209 kantor cabang, yang dilakukan secara bertahap. Kantor cabang yang sebelumnya hanya berfungsi secara operasional pun dapat melakukan penjualan.

“Kami akan meningkatkan tenaga penjualan (sales force) yang berada pada kantor cabang hingga 70% dan akan terus berlanjut hingga tahun depan,” jelas Budiyanto, dalam paparan publik secara virtual, Rabu (23/6).

Strategi itu akan dioptimalkan dengan upaya perseroan memperluas kantor cabang dan penambahan armada yang ditargetkan sebanyak 100 unit. Perseroan akan memperluas kantor yang sebelumnya 300 meter persegi menjadi 1.000 meter persegi. 

Lebih lanjut, Satria Antaran Prima juga berencana menambah counter agent dan klien-klien baru. Untuk memuluskan berbagai rencana tersebut, perseroan menyiapkan capital expenditure/capex Rp 56 miliar yang bersumber dari kas internal.  

“Dengan demikian, sejumlah agenda ekspansi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pengiriman menjadi 4,5 juta paket per bulan dari sebelumnya 2,5 juta,” ujarnya.

Opsi Obligasi  dan Pasar

Pada kesempatan yang sama, perseroan juga mendapatkan izin dari para pemegang saham untuk melakukan pencarian dana melalui skema penerbitan obligasi maupun obligasi konversi. Namun, opsi itu akan dilakukan apabila perseroan membutuhkan pendanaan lebih.

“Perseroan masih menimbang dan mempelajari opsi mana yang akan diambil dan menguntungkan bagi kami,” pungkasnya.

Sementara itu, hingga kuartal I-2021, Satria Antaran Prima membukukan pendapatan Rp 129,84 miliar, tumbuh 19,52% dari sebelumnya Rp 108,63 miliar. Kendati demikian, peningkatan pendapatan ini belum mampu menopang peningkatan laba bersih perseroan. 

Sampai akhir Maret 2021, laba bersih yang diperoleh hanya Rp 8,21 miliar. Padahal, pada periode yang sama tahun sebelumnya, perseroan mampu memperoleh laba bersih Rp 11,36 miliar.

Satria Antaran Prima juga sebelumnya telah meresmikan kerja sama bisnis dengan Yusen Logistics Indonesia. Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Budiyanto dan Presiden Direktur PT Yusen Logistics Yoshihiro Makino pada Kamis pekan lalu.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membawa kemudahan bagi para pengguna layanan Yusen Logistics Indonesia sekaligus melebarkan sayap SAP Express ke pasar global.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN