Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
RUPST PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

RUPST PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Segera Rights Issue, TBS Energi (TOBA) Punya Ambisi Besar di Bisnis Kendaraan Listrik

Rabu, 8 Juni 2022 | 21:25 WIB
Ghafur Fadillah (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) menargetkan penjualan secara komersial 500 ribu kendaraan listrik (electric vehicle/EV) hingga 2025.

Demi memuluskan rencana tersebut, Wakil Direktur Utama TBS Energi Utama, Pandu Sjahrir mengatakan bahwa laba tahun 2021 diputuskan untuk digunakan perseroan guna memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Sebab kendaraan listrik hasil joint venture dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang bermerek Electrum berhasil mencapai target jarak tempuh 1,2 juta kilometer (km) dalam 4 bulan.

Advertisement

"Sebelumnya kami perkirakan target itu dapat tercapai pada akhir tahun 2022. Jadi, dari sisi product market feed dan demand sangat baik," kata Pandu di Jakarta, Rabu (8/6/2022).

Baca juga: Bos Telkom (TLKM) Buka-bukaan soal Payout Ratio Dividen 60%

Sebab itu, menurut dia, TBS Energi akan terus berinvestasi pada armada dan infrastrukturnya. Untuk diketahui, selama 2021, perseroan memperoleh pendapatan sebesar US$ 462,7 juta, meningkat 39,4% dibandingkan tahun sebelumnya. Laba bersih meningkat 83,2% menjadi US$ 65,6 juta.

"Kinerja positif perseroan tahun 2021 merupakan fondasi bagi kami dalam mewujudkan komitmen pengembangan bisnis yang berbasis sustainability. Kami sudah menetapkan target untuk mencapai carbon neutral pada 2030," ujarnya.

Rencana kerja TOBA di sektor energi terbarukan ini akan didukung oleh rights issue yang telah disetujui oleh para pemegang saham dan segera dilakukan dalam waktu dekat.

TOBA akan menggunakan dana hasil rights issue untuk memperkuat struktur permodalan perseroan, yaitu membiayai investasi dan kegiatan secara umum atau general corporate purposes. "Rencana jangka panjang transisi energi tentu memerlukan struktur permodalan yang kuat dan akuntabel,” jelas Pandu.

Baca juga: GOTO ‘Ngegas’ Makin Jauh Tinggalkan Telkom (TLKM)

Berbagai rencana yang telah disetujui dalam RUPST dan RUPSLB diharapkan dapat mempercepat proses TOBA menjadi pelopor transisi bisnis hijau di Indonesia, sejalan dengan komitmen Pemerintah Indonesia untuk mencapai Net Zero Emission pada 2060.

Untuk mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia, TOBA bersama Gojek siap berinvestasi sebesar US$ 1 miliar hingga lima tahun mendatang.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN