Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu proyek Modernland.

Salah satu proyek Modernland.

Selain Obligasi Rp 150 M, Modernland Hadapi Kewajiban Bunga 'Global Bond' Rp 243 M

Rabu, 8 Juli 2020 | 09:41 WIB
Thereis Love Kalla (thereis.kalla@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Modernland Realty Tbk (MDLN) menunda pembayaran pokok obligasi sebesar Rp 150 miliar yang jatuh tempo pada 7 Juli 2020. Surat utang itu adalah obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2015 seri B. Adapun tenornya selama lima tahun dengan tingkat kupon 12,5% per tahun.

Penundaan pembayaran obligasi tersebut diumumkan oleh Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), kemarin. "Kami sampaikan bahwa pembayaran pokok obligasi berkelanjutan I Modernland Realty tahap I tahun 2015 seri B kepada pemegang obligasi melalui pemegang rekening yang seharusnya dilaksanakan pada 7 Juli 2020, ditunda," tulis Direktur KSEI Syafruddin bersama Kepala Divisi Jasa Kustodian KSEI Hartati Handayani.

Menanggapi hal itu, General Manager Investor Relation Modernland Realty Danu Pate belum bisa berkomentar banyak. “Saat ini, kami belum dapat berkomentar dahulu. Terima kasih sekali lagi atas perhatian dan pengertiannya,” kata dia kepada Investor Daily.

Adapun obligasi tersebut dijamin dengan dua bidang tanah yang ditaksir memiliki nilai objek tanah senilai Rp 251,91 miliar. Lahan di Jakarta Garden City, Cakung, Jakarta Timur itu memiliki luas 9.233 meter persegi dan 3.579 meter persegi.

Sebelumnya, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat Modernland dan obligasi berkelanjutan I tahun 2015 seri B menjadi CCC dengan outlook dipertahankan di Credit Watch dengan implikasi negatif. Namun, Analis Pefindo Yogie Perdana menegaskan, dengan penundaan pembayaran pokok obligasi yang jatuh tempo, maka peringkat tersebut akan kembali diturunkan. “Peringkat diturunkan ke D atau Default,” jelas dia.

Selain harus membayar pokok obligasi yang jatuh tempo, tahun ini Modernland juga menghadapi utang-utang lainnya. Perseroan harus membayar bunga obligasi global senilai US$ 8 juta atau sekitar Rp 120 miliar pada 30 Agustus 2020. Bunga tersebut adalah bunga guaranteed senior notes yang jatuh tempo pada 2021 senilai US$ 150 juta.

Lalu, perseroan juga harus membayar bunga sebesar US$ 8,3 juta atau setara Rp 123 miliar pada 13 Oktober 2020 atas bunga guaranteed senior notes yang jatuh tempo pada 2021 senilai US$ 240 juta. Secara rinci, global bond senilai US$ 150 juta memiliki bunga 10,75% per tahun. Sedangkan, untuk global bond senilai US$ 240 juta, bunganya sebesar 6,95% per tahun.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN