Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Vale Indonesia. Foto ilustrasi: DEFRIZAL

Vale Indonesia. Foto ilustrasi: DEFRIZAL

September, Vale Indonesia Kucurkan Dana Eksplorasi US$ 880,64 Ribu

Nabil Al Faruq, Kamis, 10 Oktober 2019 | 20:37 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah mengucurkan dana eksplorasi sebesar US$ 880,64 ribu sepanjang bulan September 2019. Dana eksplorasi yang dikucurkan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan realisasi bulan Agustus 2019 mencapai US$761 ribu.

Emiten berkode saham INCO tersebut masih mefokuskan kegiatan eksplorasi pada kontrak karya. Lokasi eksplorasi yang dilakukan di Blok Sorowako dan Sorowako Outer Area Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Blok Bahodopi Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta Blok Pomala Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

Aksi eksplorasi tersebut dilakukan Vale Indonesia bersama dengan kontraktor pengeboran. “Hasil pengujian masih dalam proses penghitungan sumber daya dan cadangan dengan metoda ordinary krigging di Sorowako,” tulis Perseroan dalam keterangan tertulis, Kamis (10/10).

Hingga semester I-2019, perseroan membukukan rugi periode berjalan sebesar US$ 26,17 juta, dibandingkan periode sama tahun lalu dengan laba US$ 29,38 juta. Sedangkan pendapatan turun menjadi US$ 292,25 juta, dibandingkan semester I-2018 mencapai US$ 374,61 juta. Beban pokok perseroan tercatat sebesar US$ 315 juta, terkoreksi dari periode sama tahun sebelumnya yang memperoleh US$ 321,97 juta.

Sebelumnya, manajemen Vale menyebutkan bahwa sedang melakukan negosiasi mendalam terkait nilai divestasi 20% saham perseroan kepada PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selaku holding BUMN Pertambangan. Kesepakatan ditargetkan terjadi dalam waktu dekat.

Deputy CEO Vale Indonesia Febriany Eddy mengatakan, perseroan sebenarnya sudah memiliki hasil perhitungan valuasi sendiri. Hasil perhitungan ini terdiri dari sejumlah pilihan, yang akan disodorkan kepada Inalum untuk kemudian didiskusikan. “Hasil perhitungan itu sudah siap dari jauh-jauh hari. Tapi Inalum kan baru nerima surat penunjukkan tanggal 8 Oktober kemarin. Jadi proses negosiasi baru saja berlangsung,” jelasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA