Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX). Foto: Perseroan.

PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX). Foto: Perseroan.

Setelah IPO, Digital Mediatama Maxima Lebih Ekspansif

Thereis Love Kalla, Senin, 21 Oktober 2019 | 10:05 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) ingin mengkoneksikan 9.000 toko dengan sistem digital clouds miliknya setelah sukses melangsungkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham.

“Kami sudah ada 5.700 modern trade yang terkoneksi oleh clouds milik kami. Target akhir tahun bisa bertambah 7.000 hingga 9.000 yang terkoneksi dengan sistem kami,” kata Chief Executive Officer Digital Mediatama Maxima Budiasto Kusuma, seperti dilaporkan Investor Daily, hari ini.

Menurut Budiasto, klien yang memiliki kerja sama dengan perseroan berasal dari berbagai macam segmen, mulai dari minimarket, restoran cepat saji, hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM). “Klien kami di level besar ada Indomaret, Alfamart, dan KFC dan masih banyak lainnya. Untuk level UMKM kami kerja sama dengan Sampoerna Retail Community (SRC) dan sudah terinstal di 46 ribu warung dalam komunitas tersebut,” imbuhnya.

Adapun perseroan memiliki empat produk dalam pelayanan digital advertising clouds, yakni pertama manage service yaitu penyediaan alat penunjang iklan yang dapat digunakan di masing-masing ritel yang operasionalnya melalui teknologi clouds. Kedua, infrastruktur dan services yaitu penyediaan infrastruktur dan pemasangan progam untuk digital ads.  

Kemudian yang ketiga adalah digital ads exchange hub, yaitu metode periklanan dua arah yang dapat menggiring pengiklan di luar industri mereka untuk mudah beriklan melalui platform. “Empat produk ini diharapkan dapat mengembangkan usaha ritel di Indonesia, sehingga memberikan kesempatan bagi ritel seluas-luasnya agar dapat mengikuti perkembangan jaman teknologi digital ads,” ujar Budiasto.

Digital Mediatama Maxima resmi mencatatkan sahamnya (listing) di BEI hari ini. Selama IPO, perseroan melepas sebanyak 2,69 miliar saham atau setara 35%. Harga penawaran sebesar Rp 230 per saham. Dengan demikian, perseroan memperoleh dana sebesar Rp 618 miliar. “Sebanyak 75% dana IPO untuk working capital, 20% untuk infrastruktur, riset, dan development, serta sisanya 5% untuk pengembangan sumber daya manusia,” kata Budiasto.

PT Kresna Sekuritas selaku penjamin emisi efek (lead underwriter) memproyeksikan pendapatan dan laba bersih Digital Mediatama Maxima melonjak pada 2020. Berdasarkan risetnya, pendapatan emiten baru tersebut diproyeksi naik 464% menjadi Rp 560 miliar pada 2020, dibandingkan target tahun ini sebesar Rp 99 miliar. Kenaikan tersebut juga akan diikuti oleh perolehan laba sebesar Rp 72 miliar atau naik 430% dibanding proyeksi tahun ini yang sebesar Rp 14 miliar.

Sedangkan penjamin emisi efek lainnya, PT Trimegah Sekuritas, memproyeksikan pendapatan Digital Mediatama Maxima tumbuh 54% tahun ini menjadi Rp 94 miliar, dengan laba bersih naik 45% menjadi Rp 11 miliar. Kemudian untuk tahun depan, perseroan diprediksi mampu meraih pendapatan sebesar Rp 496 miliar atau naik 451% dibandingkan tahun ini, dengan laba bersih naik 465% menjadi Rp 62 miliar.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA