Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id

Kegiatan di pabrik Dharma Satya Nusantara. Foto: dsn.co.id

Siapkan Dana US$ 47 juta, Dharma Satya Bangun Enam Pabrik Bio-CNG Baru

Kamis, 25 Maret 2021 | 16:32 WIB
Muhammad Ghafur Fadila

JAKARTA, Investor.id - PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) bersiap gelontorkan dana senilai US$ 47 juta untuk membiayai pembangunan enam pabrik Bio-CNG dalam waktu dua tahun ke depan. Pembangunan pabrik baru tersebut sejalan dengan komitmen perseroan dalam menjalankan praktek keberlanjutan melalui pemanfaatan limbah pabrik kelapa sawit (PKS) menjadi energi terbarukan.

Direktur Utama Dharma Satya Nusantara Andrianto Oetomo mengatakan, tahap pertama rangkaian pembangunan enam pabrik Bio-CNG itu sudah dimulai sejak hari ini melalui groundbreaking pabrik Bio-CNG kedua di Muara Wahau, Kabupaten Kutai Timur, Provinsi Kalimantan Timur. Sedangkan pabrik Bio-CNG pertama telah commissioning sejak September 2020 lalu.

“Pabrik Bio-CNG kedua akan dibangun dengan memanfaatkan limbah cair kelapa sawit (POME) dari dua pabrik kelapa sawit (PKS) berkapasitas 2 x 60 ton per jam dan dijadwalkan akan beroperasi pada kuartal II tahun 2022,” jelasnya dalam keterangan resmi, Kamis (24/3).

Apabila pabrik kedua tuntas, menurut dia, bakal menghasilkan energi listrik sebanyak 2 x 850 kilowatt dan gas biometana berkapasitas 540 m3 per jam. Manfaat lainya dari pabrik Bio-CNG dapat mengurangi emisi efek rumah kaca setara dengan 100.000 metrik ton CO2 per tahun.

“Pembangunan pabrik Bio-CNG baru tersebut menunjukkan keseriusan DSNG dalam menerapkan konsep circular economy dengan mengurangi limbah hasil produksi industri kelapa sawit, sekaligus menekan emisi gas rumah kaca dan menghemat penggunaan bahan bakar fosil secara signifikan,” ujarnya.

Dalam dua tahun terakhir ini, menurut dia, perseroan telah memperkenalkan konsep industri kelapa sawit berbasis energi terbarukan sebagai konsep masa depan. Melalui pembangunan pabrik Bio-CNG itu, perseroan akan mendapatkan dua keuntungan sekaligus, yakni penghematan dalam penggunaan bahan bakar solar di industri kelapa sawit yang kami jalankan, dan juga secara sustainability.

Dia mengatakan, dalam tiga tahun ke depan, Dharma Satya Nusantara akan memiliki tujuh pabrik Bio-CNG dengan perkiraan penghematan penggunaan solar sekitar 16 juta liter per tahun dan pengurangan emisi gas rumah kaca setara 400.000 ton CO2 per tahun.

Sebelumnya, Dharma Satya Nusantara telah melakukan commissioning pabrik Bio-CNG yang pertama pada September 2020. Pabrik tersebut berlokasi di Muara Wahau, Kalimantan Timur dan menjadi pabrik Bio-CNG yang pertama di Indonesia.

Pabrik itu dibangun dengan memanfaatkan limbah cair dari 1 (satu) PKS dengan kapasitas olah 60 ton TBS/jam, akan menciptakan pengurangan emisi gas rumah kaca setara 50.000 ton CO2, yang setara dengan penanaman lebih dari 800.000 pohon atau berkurangnya 11.000 unit kendaraan penumpang atau setara dengan melakukan daur ulang atas 17.000 ton sampah.

Liistrik yang dihasilkan mencapai 2 x 600 kilowatt sehingga total power yang dihasilkan adalah 1,2 Megawatt. Energi listrik itu dapat dimanfaatkan untuk proses pengolahan Palm Kernel di Kernel Crushing Plant (KCP) serta proses Produksi BioCNG Plant ini sendiri.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN