Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Theo Lekatompessy, Komisaris Independen & Tommy Wattimena, Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk. memperkenalkan nama baru dalam seremoni hari ini di Jakarta (4/8) menjadi PT SREEYA (menguntungkan/kesejahteraan/kesuburan) Sewu Indonesia sebagai pioneer Halal Food Blockchain di Indonesia.

Theo Lekatompessy, Komisaris Independen & Tommy Wattimena, Direktur Utama PT Sierad Produce Tbk. memperkenalkan nama baru dalam seremoni hari ini di Jakarta (4/8) menjadi PT SREEYA (menguntungkan/kesejahteraan/kesuburan) Sewu Indonesia sebagai pioneer Halal Food Blockchain di Indonesia.

Sierad Produce Umumkan Nama dan Branding Baru Menjadi Sreeya Sewu Indonesia

Selasa, 4 Agustus 2020 | 11:59 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id -  PT Sierad Produce Tbk (Perseroan) hari ini (4/8/2020) mengumumkan nama dan branding baru menjadi PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

Pengumuman nama dan branding baru ini dilaksanakan dalam Public Expose sekaligus sedaring yang mengambil tema Poultry Rethinking.

Acara yang digelar secara live di media sosial yang dihadiri oleh wartawan, berbagai komunitas peternak, para mitra kerja dan key partners dibuka dengan pemaparan kondisi terkini Perseroan.

Dalam paparannya, Perseroan berhasil membukukan kinerja positif pada akhir tahun 2019 dengan Laba Bersih Tahun Berjalan sebesar Rp79,7 miliar naik 207,69% dibanding tahun 2018 sekitar Rp25,9 miliar dengan penjualan bersih sebesar Rp4.106 triliun meningkat 31,6% atau setara dengan Rp986 miliar dibandingkan penjualan bersih tahun 2018 sejumlah Rp3.120 triliun.

Pencapaian positif juga dibukukan oleh Perseroan pada kuartal pertama melalui penjualan yang mencapai Rp 1,15 triliun meningkat dibandingkan kuartal pertama tahun 2019 sebesar Rp 928 miliar. Dan laba usaha kuartal pertama 2020 senilai Rp 59,2 miliar meningkat dibandingkan kuartal pertama tahun 2019 sebesar Rp 36,6 miliar.

Selanjutnya Perseroan menyambut bergabungnya Theo Lekatompessy sebagai Komisaris Independen Perseroan sebagaimana disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 17 Juni yang lalu. Theo Lekatompessy saat ini menjabat sebagai Komisaris Independen pada PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk, PT Pelayaran Tempuran EmasTbk, dan PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk.

Theo juga merupakan Chairman of INSA Foundation (Indonesian National Shipowner's Association), Wakil Ketua AEI (Asosiasi Emiten Indonesia), dan anggota KADIN (Kamar Dagang Industri) for Benelux Committee.

Nama dan Branding Baru

Sierad Produce memperkenalkan nama baru dalam seremoni hari ini di Jakarta (4/8) menjadi PT SREEYA (menguntungkan/kesejahteraan/kesuburan) Sewu Indonesia sebagai pioneer Halal Food Blockchain di Indonesia.
Sierad Produce memperkenalkan nama baru dalam seremoni hari ini di Jakarta (4/8) menjadi PT SREEYA (menguntungkan/kesejahteraan/kesuburan) Sewu Indonesia sebagai pioneer Halal Food Blockchain di Indonesia.

Momentum berharga ini juga diambil Perseroan untuk memperkenalkan nama dan branding baru Perseroan yaitu PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk. Nama baru ini juga akan mempertegas bahwa PT Sreeya Sewu Indonesia merupakan bagian dari Group Gunung Sewu Kencana.

Direktur Utama Perseroan, Tommy Wattimena menjelaskan bahwa kata Sreeya yang berasal dari Bahasa Sanskrit memiliki beberapa arti antara lain “menguntungkan”, “kesejahteraan”, serta “kesuburan”. Di bawah filosofi “In Partnership We Prosper” Perseroan bertujuan untuk tumbuh dan berkembang bersama para mitra usahanya dengan tidak hanya sekadar memanfaatkan peluang, tetapi juga menciptakan dan menyediakan peluang baru untuk berbagi nilai dan kesejahteraan bersama

“Ini adalah identitas baru kami sebagai bagian dari landmark transformasi perusahaan dari yang sebelumnya poultry/farming oriented menjadi customer solution oriented disertai tranformasi digital didalam menjalankan usaha. Secara ringkas, maka objektif strategi kita adalah mendemokratisasikan Protein masyarakat dengan membangun cold chain infrastructure dan logistik serta meluncurkan produk yang berkualitas dengan harga terjangkau sehingga memberikan aksesibilitas ke seluruh lapisan masyarakat. Yang kedua kita memastikan bahwa akan menawarkan tidak hanya pakan yang terjangkau dengan Performance yang baik, tapi juga membangun solusi bagi para mitra sebagai nilai lebih untuk meningkatkan manajemen para petani unggas kita dengan teknologi digitalisasi yang tepat. Hal ini diharapkan mampu membuat industri unggas kita lebih sehat dan win-win untuk semua pelaku industri,” ujar Tommy Wattimena.

Selanjutnya Tommy Wattimena menjelaskan bahwa penerapan perubahan nama dan logo akan dijalankan secara bertahap dari sisi operasional, logistik maupun sisi hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku, sehingga rencananya pada bulan September, nama dan logo baru Perseroan sudah efektif.

Upaya Strategis Meningkatkan Kinerja

Poultry Rethinking merupakan tema yang diambil Perseroan dalam mempromosikan berbagai inisiatif dan inovasi strategis dalam berbisnis peternakan di dunia teknologi modern. Perseroan memperbaharui konsep berbisnis Poultry yang tidak hanya menjual hasil produksi namun juga harus memberikan nilai tambah kepada konsumen dan mitra usaha.

Berangkat dari hak mutlak masyarakat untuk memperoleh protein hewan sebagai bagian dari asupan gizi, Perseroan memperkenalkan berbagai inovasi strategis dalam meningkatkan kinerjanya antara lain produk makanan olahan dengan kemasan yang super terjangkau, menawarkan peluang usaha bagi masyarakat dalam bentuk Reseller maupun menjadi mitra Outlet Ayam Goreng Bikin Tajir yang bekerjasama dengan Wahyoo Group serta menjadi pioneer Halal Blockchain program yang mengedepankan transparansi atas proses potong ayam segar sesuai dengan syariat islam di Rumah Potong Ayam Perseroan.

Selain itu Perseroan juga menjadi yang pertama di Indonesia dalam meluncurkan Pakan Ternak yang mengandung sari pati buah nanas kaya akan enzim dan nutrisi yang berguna bagi kesehatan ternak sehingga dapat menghasilkan ternak ayam yang lebih gemuk dan sehat dengan rasa daging yang lebih enak.

Terakhir Perseroan juga memaparkan perkembangan Smart Farm, konsep peternakan Smart Poultry Farming yang telah diluncurkan oleh Perseroan tahun 2019 yang lalu. Hasil memuaskan atas penerapan Smart Farm telah diperoleh Perseroan dalam bentuk peningkatan IP (Indeks Performa) diatas standard rata - rata Nasional.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN