Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sinarmas Tower. Foto: Sinarmas MSIG Life

Sinarmas Tower. Foto: Sinarmas MSIG Life

Sinarmas Keluar dari Proyek Chengdu Garden

Rabu, 17 Maret 2021 | 14:07 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Sinarmas Land Ltd, induk usaha PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), mengakhiri investasinya atau exit dari perusahaan patungan Chengdu Youxing Garden Co Ltd di Tiongkok, yang didirikan pada 2018. Sebagai dampaknya, perseroan meraih keuntungan atau pre-tax return senilai RMB 101,03 juta atau setara Sin$ 20,87 juta dari total investasi Sin$ 102,68 juta.

Chengdu Youxing Garden merupakan hasil kerja sama antara Sinarmas Land dan Rong Qiao yang dilakukan pada Agustus 2018. Sinarmas Land memiliki 40% saham pada perusahaan patungan tersebut. Proyek Chengdu fokus pada proyek komersial dan residensial dengan luas lahan 56.868 meter persegi.

“Alasan perusahaan mengakhiri investasi adalah alasan komersial yakni menarik keuntungan dari hasil investasi,” kata Direktur Sinarmas Land Robin Ng Cheng Jiet dalam keterangan resmi kepada Bursa Efek Singapura (SGX), Selasa (16/3).

Perseroan menilai, transaksi ini tidak memberikan dampak material terhadap kinerja keuangan. Sementara, pihak manajemen dan pemegang saham Sinarmas Land tak ada yang memiliki saham secara langsung pada Chengdu Youxing Garden.

Berdasarkan catatan Investor Daily, Sinarmas Land memiliki portofolio investasi lain di Tiongkok. Perseroan melalui anak usahanya, Shining Gold Real Estate (Chengdu) Ltd, pernah menandatangani kesepakatan pembentukan usaha patungan dengan Rong Qiao Group dan Taicang Rongguan Real Estate Development Ltd pada 26 Maret 2019. Ketika itu, total Investasi dalam JV ini sebesar RMB 222,34 juta atau setara Sin$ 44,7 juta.

Pada proyek tersebut, Sinarmas Land dan Rong Qiao Group mengembangkan proyek perumahan dengan luas lahan 49.358 meter persegi di kawasan Chengxiang, Taicang City. Lokasinya sekitar 50 km arah barat laut dari Bandara Internasional Hongqiao.

Tahun lalu, Sinarmas Land membukukan pendapatan Sin$ 910,47 juta atau turun 22,3% dibandingkan 2019 sebesar Sin$ 1,17 miliar. Pendapatan dari bisnis di Indonesia masih berkontribusi paling besar, yakni Sin$ 868,53 juta pada 2020, turun 22,9% dibandingkan 2019 sebesar Sin$ 1,12 miliar. Sementara di Inggris, pendapatan perseroan naik tipis 3,5% menjadi Sin$ 36,89 juta, kemudian pendapatan di Malaysia mengalami pelemahan 51,3% menjadi Sin$ 4,82 juta dan di Tiongkok anjlok 58,5% menjadi Sin$ 0,22 juta.

Ekspansi di Indonesia

Tahun lalu, Sinarmas Land tercatat mengakuisisi sekaligus tiga perusahaan properti di Indonesia senilai total Rp 347,76 miliar. Perusahaan tersebut adalah PT Bhumindo Repenas Jayautama, PT Cibubur Permai Lestari, dan PT Gunung Indah Permai Lestari.

Direktur Sinarmas Land Ltd Robin Ng Cheng Jiet mengatakan, perseroan mengakusisi Bumindo Repenas senilai Rp 129,20 miliar, Cibubur Permai senilai Rp 145,33 miliar, dan Gunung Indah Permai senilai Rp 73,22 miliar. Pembelian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan penilaian yang dilakukan tim independen profesional atas aset masing-masing perusahaan per 30 September 2020.

“Karena salah satu penjual adalah pihak yang terafiliasi, maka pembelian saham perusahaan-perusahaan ini di bawah perjanjian shareholder’s mandated for interested person transaction,” kata dia dalam keterangan tertulis, baru-baru ini.

Transaksi akuisisi dibayar secara tunai menggunakan kas internal Sinarmas Land. Adapun nilai aset bersih Bhumindo Repenas tercatat Rp 128,01 miliar, Cibubur Permai sebesar Rp 141,59 miliar, dan Gunung Indah Permai sebesar Rp 72,32 miliar per 30 September 2020. Tiga perusahaan ini otomatis menjadi anak usaha baru Sinarmas Land. Dengan demikian, Sinarmas Land turut memiliki lahan properti baru.

Di luar transaksi akuisisi ini, Sinarmas Land menambah kepemilikan saham pada sejumlah anak usahanya. Semisal, perseroan menambah saham pada PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) menjadi 60,07%, dari sebelumnya 59%. Nilai pembelian ini terbagi dua, yakni 192,34 juta saham senilai Rp 153,64 miliar dan 35,53 juta saham senilai Rp 28,32 miliar. Dampak penambahan saham di BSD membuat porsi saham Sinarmas Land di PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) menjadi 53,20% dari sebelumnya 52,25%.

Selanjutnya, Sinarmas Land turut menambah saham dalam perusahaan investasi, PT Serpong Mas Media dengan nilai transaksi Rp 82,52 miliar. Tak berhenti di situ, Sinarmas Land juga meningkatkan kepemilikan saham pada PT Bhineka Karya Pratama menjadi 95,13% dari semula 81,32%, lalu pada PT Simas Tunggal Center menjadi 92,56% dari sebelumnya 92,28%, dan pada PT Sinar Mas Teladan menjadi 69,65% dari 68,59%. “Dengan meningkatnya kepemilikan saham efektif pada masing-masing perusahaan, diharapkan menambah kontribusi untuk profitabilitas perseroan,” ujar Robin.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN