Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan program myIM3 Ramah. (IST)

Indosat Ooredoo Hutchison menghadirkan program myIM3 Ramah. (IST)

Sinergi dan Efisiensi Berlanjut, Begini Pandangan Analis terhadap Prospek Saham Indosat (ISAT)

Senin, 9 Mei 2022 | 14:42 WIB
Parluhutan Situmorang (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Indosat Tbk (ISAT) berhasil mencetak pertumbuhan kinerja keuangan sesuai ekspektasi hingga kuartal I-2022. Pertumbuhan terseut diprediksi berlanjut hingga akhir tahun, apalagi adanya upaya perseroan untuk memperkuat sinergi dan efisiensi biaya melalui konsolidasi internal.

Baca juga: Indosat Ooredoo Gali Masa Depan Metaverse 5G

Hal ini mendorong Mandiri Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham ISAT dengan target harga Rp 8.000. Target harga tersebut juga mempertimbangkan peluang kenaikan biaya tarif oleh sejumlah perusahaant elekomunikasi, makin sehatnya kompetisi, dan penguatan ekonomi.

Indosat membkukan peningkatan pendapatan sebesar 48% dari Rp 7,34 triliun menjadi Rp 10,87 triliun pada kuartal I-2022. EBITDA juga menguat sebanyak 29,1% dari Rp 3,39 triliun menjadi Rp 4,38 triliun. Meski demikian laba bersih turun dari Rp 172 miliar menjadi Rp 129 miliar.

Analis Mandiri Sekuritas Kresna Hutabarat dan Henry Tedja mengatakan, penurunan laba bersih dipengaruhi atas lonjakan belanja non operasional menjadi Rp 907 miliar dan beban bunga meningkat 62% setelah ada utang baru senilai Rp 18 triliun pada kuartal I-2022.

“Meski laba bersih turun, kami tetap merekomendasikan beli saham ISAT didukung perkiraan manajemen Indosat bahwa pertumbuhan pendapatan industri mobile bisa mencapa 67% tahun ini setelah kompetisi industri ini membaik,” tulisnya dalam riset harian yang diterbitkan di Jakarta, hari ini.

Rekomendasi beli tersebut juga mempertimbangkan inisiatif sejumlah perusahaan telekomunikasi untuk menaikkan tarif. Indosat juga berupaya untuk terus menekan biaya dengan melakukan efisiensi melalui sinergi dan konsolidasi internal. Hal ini diharapkan menopang peningkatan EBITDA dan laba bersih perseroan ke depan.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN