Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung SMF. Foto: dok. SMF

Gedung SMF. Foto: dok. SMF

SMF Catatkan EBA-SP Senilai Rp 2 Triliun

Ghafur Fadillah, Rabu, 4 Desember 2019 | 16:56 WIB

JAKARTA, Investor.id – PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) mencatatkan Efek Beragun Aset berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP) senilai Rp 2 triliun di Bursa Efek Indonesia. Efek tersebut merupakan sekuritisasi aset Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencapai Rp 2 Triliun.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan, EBA tersebut terdiri atas beberapa kelas, yakni kelas A yang ditawarkan melalui penawaran umum terdiri dari seri A1 dengan weighted average life/WAL tiga tahun dengan nominal Rp 5,74 miliar. Seri A1 ditawarkan dengan bungan tetap 8,50% per tahun. Lalu seri A2 dengan tenor WAL ima tahun senilai Rp 1,142 triliun dengan tingkat bunga tetap sebesar 8,75%.

SMF juga menawarkan EBA kelas M & Kelas B dengan total nominal masing-masing Rp 284 miliar (14,2% dari jumlah kumpulan tagihan) ditawarkan secara penawaran terbatas.

"Rencananya seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum EBA SP SMF-BTN 05 ini akan digunakan untuk pembelian kumpulan tagihan KPR BTN yang terpilih berdasarkan 32 kriteria seleksi hingga mencapai Rp 2 triliun," jelasnya, usai pencatatan EBA-SP di Bursa Efek Indonesia, Rabu (4/12).

Adapun dalam aksi korporasi ini, SMF berperan sebagai penerbit, arranger, dan pendukung kredit. Sedangkan PT Bank Tabungan Negara (BBTN), menjadi kreditur asal dan sebagai penyedia jasa (servicer), serta PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebagai Wali Amanat dan Bank Kustodian

Direktur SMF Ananta Wiyogo mengungkapkan, produk ini diharapkan dapat memperluas pasar perseroan. EBA-SP ini juga bisa menjadi diversifikasi investasi bagi para pemodal yang menyediakan dana jangka panjang bagi penyalur KPR yang merupakan mitigasi atas risiko maturity mismatch.

"Langkah ini kami lakukan dalam rangka mendukung Program Satu Juta Rumah, dimana program tersebut memerlukan dana jangka panjang yang cukup besar," kata dia.

Ananta menambahkan, dengan kehadiran instrumen EBA-SP dapat menambah ragam instrumen investasi pasar keuangan Indonesia serta mendukung pengembangan basis investor domestik. “Investor cukup percaya bahwa efek ini, karena SMF selaku penerbit merupakan BUMN yang 100% dimiliki oleh pemerintah dengan peringkat idAAA,”paparnya.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN