Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Sritex Perkuat Penetrasi Pasar ke Kamboja

Oleh Nuriy Azizah Susetyo, Selasa, 20 Oktober 2015 | 11:32 WIB

JAKARTA — PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex terus memperkuat penetrasi pasar ke Kamboja. Perseroan tengah menjajaki peluang untuk mendirikan perusahaan patungan (joint venture/JV) di negara yang berbatasan dengan Thailand dan Vietnam tersebut.


Selain Kamboja, perusahaan tekstil dan garmen yang terintegrasiini menargetkan ekspansi ke Peru dan tiga negara lain tujuan ekspor. Saat ini, produk Sritex telah diekspor ke 55 negara tujuan. Rinciannya, 19 negara di Asia-Pasifik, 11 negara di Amerika, 11 negara di Eropa, 7 negara di Afrika, dan 7 negara di Timur Tengah.


Kontribusi ekspor ditargetkan mencapai 55% atau US$ 335,5 juta dari total penjualan tahun ini sebesar US$ 610 juta. Hingga enam bulan pertama 2015, perseroan berhasil meraup penjualan setengah dari target atau US$ 305 juta.


Direktur Keuangan PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL) Allan Moran Severino mengatakan, perusahaan JV tersebut akan menjadi ‘kendaraan’ untuk distribusi produk-produk perseroan. Perseroan telah menemukan mitra strategis perusahaan lokal asal Kamboja, namun masih enggan membeberkan identitasnya.


“Prosesnya telah memasuki tahap finalisasi dan ditargetkan tahun ini proses legal rampung. Nantinya, perseroan memasok seragam militer dan pemerintah Kamboja melalui JV tersebut. Bentuknya lebih ke perusahaan trading. Ini syarat dari mereka kalau kami mau masuk ke pasarnya,” tutur Allan kepada Investor Daily di Jakarta, Senin (19/10).


Allan sebelumnya pernah menjelaskan, Sritex telah menyambangi pemerintah Kamboja. Perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri Kamboja juga telah berkunjung ke pabrik Sritex di Indonesia. “Awalnya, Presiden Joko Widodo yang menawarkan kami untuk supply seragam. Tapi, kalaupun deal nilainya tidak akan sebesar Indonesia yang memiliki personil TNI dan Polri sangat banyak,” kata dia. (bersambung)


Baca selanjutnya di

http://id.beritasatu.com/home/peluang-ekspor-seragam-militer-besar/130133

BAGIKAN