Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Summarecon. Foto ilustrasi: EMRAL

Summarecon. Foto ilustrasi: EMRAL

Summarecon Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Rp 3,5 Triliun

Rabu, 25 September 2019 | 21:14 WIB
Ghafur Fadillah

JAKARTA, investor.id - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengumumkan akan melakukan penawaran umum obligasi berkelanjutan III dengan target dana yang akan dihimpun sebesar Rp 3.5 triliun.

Obligasi berkelanjutan ini akan terbagi dalam dua tahap yakni tahap 1 tahun 2018 dengan jumlah pokok sebesar Rp 416 miliar. Sedangkan tahap 2 tahun 2019 dengan jumlah pokok sebesar Rp 700 miliar.

Berdasarkan keterangan resmi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (25/9), obligasi tersebut akan ditawarkan dalam dua seri, yakni Seri A sebesar Rp 500 miliar dengan tenor 3 tahun dan bunga Obligasi sebesar 9,125%. Pembayaran obligasi tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% (seratus persen) dari Pokok Obligasi Seri A pada saat tanggal jatuh tempo.

Kemudian seri B sebesar Rp 200 miliar dengan tenor 5 tahun dan bunga Obligasi sebesar 9,500%. Pembayaran obligasi tersebut akan dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% dari Pokok Obligasi Seri B pada saat tanggal jatuh tempo.

Selanjutnya, pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 10 Januari 2020. Sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing seri pada tanggal 10 Oktober 2022 untuk Obligasi Seri A dan tanggal 10 Oktober 2024 untuk Obligasi Seri B.

Adapun PT Indo Premier Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas dipercaya untuk menjadi penjamin pelaksana emisi obligasi.

Lebih lanjut, PT Pemeringkatan Efek Indonesia (Pefindo) memberikan obligasi tersebut peringkat “idA” untuk obligasi berkelanjutan II tahun 2015, Obligasi Berkelanjutan II Fase II tahun 2017, dan Obligasi Berkelanjutan III tahun 2018.

Pefindo menambahkan, peringkat tersebut mencerminkan posisi pasar perseroan yang kuat di dalam industri properti, kualitas aset yang baik, dan pendapatan berulang yang cukup. Namun, peringkat dibatasi oleh struktur permodalan yang agresif dan perlindungan arus kas yang kurang kuat, risiko pengembangan proyek baru di area baru, dan karakteristik industri property yang sensitif terhadap perubahan kondisi makroekonomi.

Target 2019

Tahun ini, Summarecon Agung membidik penjualan unit properti (marketing sales) sebesar Rp 4 triliun atau hampir sama dengan perolehan tahun lalu. Hingga kini, realisasi marketing sales perseroan telah mencapai 50% dari total target tahun ini.

“Realisasi marketing sales perseroan hingga Mei sudah mencapai Rp 2 triliun atau 50% dari target tahun ini,” ujar Direktur Utama Summarecon Agung Adrianto P Adhi.

Adrianto menambahkan, perseroan optimistis terhadap peningkatan kinerja keuangan tahun ini. Apalagi Pemilihan umum berjalan relatif aman, lancar, dan kondusif.

“Kami yakin setelah ini tingkat kepercayaan konsumen pada pasar properti akan pulih dan tumbuh. Pemodal yang tadinya menahan uangnya untuk beli properti mulai mau menggulirkan uangnya. Situasi itu akan menggairahkan kembali penjualan properti,” tutupnya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN