Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
IST

IST

Tabah... Harga Token LUNA Nyaris Anjlok 100% dalam Sehari, Investor LUNA Tampak Hilang Harapan

Jumat, 13 Mei 2022 | 14:31 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, investor.id – Banyak investor kripto sedang gelisah saat ini, apalagi yang memegang token Terra (LUNA). Tak hanya di dalam negeri, investor luar negeri juga merasakan hal yang sama. Bahkan, beberapa diantaranya menyatakan sudah menjadi tunawisma dan nyaris bunuh diri.

Mengutip New York Post, Jumat (13/5/2022), banyak investor merugi ribuan dolar AS, mulai dari trader yang bergabung dalam raksasa pasar kripto seperti Coinbase dan Binance, hingga investor yang mencurahkan tabungan mereka menjadi kripto. Salah satu investor yang curhat di forum Reddit untuk Terra Luna mengaku rugi lebih dari US$ 45.000 setelah LUNA merosot 100%. Dirinya terancam tidak bisa membayar utang bank dan kehilangan tempat tinggalnya. “Saya akan menjadi tunawisma, bunuh diri adalah satu-satunya jalan keluar untuk saya,” ujarnya.

Berdasarkan data CoinMarketCap, memang dalam perdagangan Jumat (13/5/2022) siang ini, harga LUNA sudah ambles nyaris 99,97% dalam sehari dan 100% dalam sepekan, begitupun juga secara year to date setelah tepatnya ada di US$ 0,000055. Padahal, LUNA sempat menyentuh harga tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada 5 April 2022 dengan mencapai harga US$ 119,18 atau sekitar Rp 1,7 juta. Namun, nasib berkata lain hanya dalam 1 bulan. Dengan koreksi LUNA yang sangat dalam, kini kripto tersebut melorot ke urutan 223 di CoinMarketCap, yang sebelumnya masuk 10 besar. 

Baca juga: Perdagangan LUNA Dihentikan, Gimana Nasib yang Pegang LUNA? Begini Curhatannya....

Sejumlah pengguna forum Reddit lainnya mengaku rekan kerjanya sempat melakukan percobaan bunuh diri lantaran seluruh tabungannya pada 2021 telah dilimpahkan menjadi kripto. Investor lain mengaku juga merugi US$ 15.000 setelah gagal aset LUNA miliknya saat diperdagangkan di atas US$ 100 bulan lalu.  “Saya seharusnya menguangkan saat itu US$ 100, maka saya mendapat keuntungan lebih dari US$ 25.000," ujarnya, seperti dikutip The Sun.

Namun ia mengaku masih berharap mendapatkan lebih banyak keuntungan untuk membayar uang muka rumah bagi keluarganya, sehingga ia masih mempertahankan koin Terra ini. "Sepertinya saya kini tidak akan punya rumah dan tabungan,” ujarnya.

Sebelumnya, dikabarkan 8 orang bunuh diri akibat anjloknya harga Terra LUNA. Kabar adanya investor LUNA yang bunuh diri bermula dari sebuah forum di reddit. Tangkapan layar forum tersebut yang diposting akun twitter @JohnBrownlow mengungkap informasi adanya kasus bunuh diri.

Baca juga: Dag Dig Dug, BTC dan ETH Akankah Ikuti Jejak LUNA? Ini Prediksi Pengamat....

"Forum Reddit LUNA penuh dengan postingan bunuh diri. Jadi pengingat bahwa main di kripto mungkin bisa membuat jumlah aset kita menjadi nol, tapi tidak dengan manusia," kata John.

"Teman yang juga bekas manajer saya selama 15 tahun, mencoba bunuh diri pagi ini. Gara-garanya dia memindahkan semua tabungannya ke investasi kripto sejak 2021. Terra LUNA jadi bagian paling besar dalam portofolio investasinya," demikian diungkapkan satu akun dalam forum kripto di reddit yang diunggah ulang akun twitter @JohnBrownlow.

Berbeda dengan di media sosial, situs media online thereportertimes.com menyebut 8 orang bunuh diri merupakan berita bohong. Hoaks tersebut berasal dari salah satu akun media di Pakistan lalu disebar ulang oleh akun kripto di Twitter bernama @republicdotpk. Geekstultd.com menyebut berita hoaks itu cepat menyebar karena akun Twitter @republicdotpk memiliki pengikut lebih dari 10 ribu akun.

"Berita palsu tentang LUNA Coin yang anjlok dan menyebabkan bunuh diri sama sekali tidak masuk akal. Tidak ada data statistik untuk mendukung klaim ini, yang berarti itu tidak mungkin benar, meskipun beberapa orang percaya!" tulis geekstultd.com.

Baca juga: Terra (LUNA), UST dan Bitcoin Berdarah-darah, 3 Institusi Raksasa Ini Dalangnya? 

Di sisi lain, Kepala Riset Blockchain.com Garrick Hileman mengatakan banyak investor babak belur akibat peristiwa ini. Ia menyebut dalam kripto berlaku hukum rimba, artinya hanya token yang kuat akan bertahan, sedangkan yang lemah tidak dapat bertahan. Merosotnya kripto terjadi ketika The Fed menaikkan suku bunga untuk meredam inflasi. Hal ini terjadi seiring dengan indeks Nasdaq yang menunjukkan penurunan 30% untuk saham sektor teknologi.

Sementara itu, mengutip Channel News Asia dikatakan bahwa Bank Sentral AS memperingatkan bahwa stablecoin rentan karena didukung aset yang dapat kehilangan nilai, atau menjadi tidak likuid saat terjadi tekanan pasar.

Ketua Komite Perbankan Senat, Senator Sherrod Brown menegaskan, stablecoin menempatkan uang hasil jerih payah masyarakat Amerika dalam risiko, sehingga dapat mempengaruhi perekonomian. Senator Republik Pat Toomey berkomentar bahwa ia tidak percaya stablecoin algoritmik seperti Terra Luna bisa menimbulkan risiko sistemik pada sistem keuangan. Maka, tidak perlu dibuat regulasi atau undang-undang seputar produk stablecoin. 

 

 

Editor : Lona Olavia (olavia.lona@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN