Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Citra Tubindo. Foto: citratubindo.com

Citra Tubindo. Foto: citratubindo.com

Tahun Ini, Citra Tubindo Fokus pada Digitalisasi

Jumat, 2 Juli 2021 | 05:48 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Citra Tubindo Tbk (CTBN) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) tahun ini sebesar US$ 4 juta atau sama dengan pengeluaran tahun 2020. Adapun penggunaan capex tahun ini untuk digitalisasi dan Internet of Things (IoT).

Direktur Operasi Citra Tubindo Fajar Wahyudi mengatakan, capex untuk digital difokuskan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas. Sebagai contoh, untuk produktivitas, perseroan melakukan investasi untuk program real time performance, dimana actual performance di lapangan bisa dilihat on time secara daily basis.

“Sehingga, tidak hanya dimonitor oleh level supervisor, tapi juga bisa dimonitor sampai ke manajer bahkan sampai ke level direktur,” kata dia dalam paparan publik, baru-baru ini.

Sementara itu, untuk kualitas, perseroan tengah melakukan electronic measurment untuk pengukuran panjang pipa, yang sebelumnya dilakukan dengan konvensional. Saat ini, perseroan menggunakan barcode dan laser dengan tujuan untuk meningkatkan akurasi dan mempercepat proses.

Perseroan juga sedang mengampanyekan paper less, dimana ini menjadi salah satu visi perseroan. Menurut Fajar, saat ini semua log book yang ada di operasional dan sebelumnya dilakukan manual, sekarang bisa dilakukan digital, sehingga mempercepat operator untuk memproses penerbitan dan mempercepat proses di lapangan.

Hingga Mei, perseroan telah menyerap 35% capex dan diprediksi serapan akan lebih banyak pada kuartal III-2021. Belanja modal perseroan bersumber dari kas internal. Perseroan tidak memerlukan pinjaman bank atau pendanaan dari pasar modal.

Sementara itu, Citra Tubindo memproyeksikan pemulihan kondisi pasar secara bertahap mulai semester II-2021. Tahun lalu, penurunan aktivitas ekonomi memberikan dampak negatif terhadap volume perdagangan dunia, yang dicatat minus 9,6%. Harga minyak dunia juga turun sebesar 32,7% berdasarkan data IMF. Bank Dunia mencatatkan rata-rata harga minyak dunia sebesar US$ 41 per barel pada tahun lalu.

Direktur Utama Citra Tubindo Satya Heragandhi mengatakan, perseroan masih mencermati berbagai faktor internal dan eksternal yang dapat memengaruhi kemampuan perseroan dalam mencapai target kinerja, sekaligus menyiapkan langkah mitigasi risiko yang matang.

Perseroan akan terus berfokus pada pelanggan, mengembangkan varian produk dan jasa, menargetkan upaya adaptasi, dan penghematan yang kuat dengan tetap mempertahankan tingkat komponen dalam negeri yang tinggi.

“Kami juga akan mengembangkan platform pengiriman yang terintegrasi, menjaga proses yang ketat untuk meningkatkan efisiensi internal, merestrukturisasi unit bisnis, dan digitalisasi proses, ” ujar dia.

Sebagai informasi, hingga kuartal I-2021, Citra Tubindo mencatatkan pendapatan US$ 17,26 juta atau setara Rp 250 miliar, turun 33,12% dari kuartal I-2020 sebesar US$ 25,81 juta atau Rp 374 miliar. Perseroan masih mencatatkan rugi bersih US$ 1,32 juta atau Rp 19,14 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan periode sama tahun lalu yang membukukan laba bersih US$ 1,34 juta atau Rp 19,43 miliar.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN