Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PLTU Paiton di Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Foto:Istimewa

PLTU Paiton di Paiton, Probolinggo, Jawa Timur. Foto:Istimewa

TBS Energi Jual Saham Paiton Energy ke Medco

Selasa, 24 Agustus 2021 | 06:07 WIB
Nabil Al Faruq (nabil.alfaruq@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melalui anak usahanya, PT Batu Hitam Perkasa (BHP), akan melakukan divestasi saham PT Paiton Energy dan saham kelas A Minejesa Capital BV kepada PT Medco Daya Energi Sentosa (MDES). Total nilai transaksi mencapai US$ 68,87 juta atau sekitar Rp 992 miliar.

TBS Energi melalui BHP akan melepas sebanyak 2.124 saham Paiton Energy atau setara 5%. Perseroan juga menjual sebanyak 250.050 saham kelas A Minejesa Capital, yang juga setara 5%.

Adapun total nilai transaksi yang sebesar US$ 68,87 juta tersebut merupakan 23,67% dari nilai ekuitas perseroan. Berdasarkan laporan keuangan, nilai ekuitas perseroan per 31 Desember 2020 senilai US$ 290,91 juta.

“Aksi korporasi ini merupakan salah satu bagian dari rencana perseroan kepada pengembangan sumber daya energi terbarukan dan mengurangi jejak karbon. Di samping itu, aksi ini dilakukan untuk memperkuat kondisi keuangan perseroan,” jelas manajemen TBS Energi Utama dalam keterangan resmi, Senin (23/8).

Menurut manajemen, dari sudut pandang strategis, perseroan melihat pelaksanaan transaksi pengalihan saham oleh BHP memiliki nilai ekonomis yang baik bagi BHP dan perseroan. Aksi korporasi ini tidak mempengaruhi kegiatan operasional perseroan saat ini dan secara jangka panjang akan memperkuat kondisi keuangan.

Sebagai informasi, Batu Hitam Perkasa atau BHP merupakan anak usaha perseroan yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh PT Toba Bara Energi dan perseroan sebanyak 0,01%.

Di sisi lain, berdasarkan keterbukaan informasi, anak usaha perseroan yakni PT Minahasa Cahaya Lestari (MCL) telah memperoloeh tanggal operasi komersial atau commercial operation date (COD) untuk proyek PLTU Sulut-3 dengan kapasitas 2x50 MW yang terletak di Desa Kema I, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Pernyataan tersebut diperoleh pada 1 Juli 2021, sebagaimana dinyatakan dalam surat pernyataan COD yang dikeluarkan oleh PT PLN pada 18 Agustus 2021. COD tersebut dicapai dalam kurun waktu kurang lebih 36 bulan sejak Juli 2018.

Adapun COD tanggal 1 Juli 2021 ditetapkan berdasarkan tanggal dimana kedua unit pembangkit telah dapat dioperasikan, dengan pencapaian Tanggal Komisioning Unit #1 sebelumnya pada bulan Februari 2021. Proyek PLTU Sulut-3 merupakan bagian dari Program Listrik Nasional 35.000 MW yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

“Kami bangga dapat menjadi bagian dari program strategis nasional 35.000 MW yang diharapkan ke depannya rasio elektrifikasi di Indonesia dapat meningkat sehingga dapat menimbulkan efek multiplier pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Utara pada khususnya,” kata Direktur Utama Minahasa Cahaya Lestari Dimas Wibowo.

Penetapan COD ini merupakan langkah awal dimulainya PLTU Sulut-3 dalam menyalurkan tenaga listrik selama 25 tahun ke depan. Pihaknya mengharapkan selama masa pengelolaan oleh MCL tidak ada hambatan yang signifikan dan dapat terus mencapai target pemenuhan kebutuhan listrik khususnya di wilayah Sulawesi Utara.

PLTU Sulut-3 ke depannya akan menyalurkan listrik kepada PLN melalui sistem jaringan transmisi yang didistribusikan ke wilayah Sulawesi Bagian Utara dan sekitarnya. Terselenggaranya PLTU Sulut-3 yang beroperasi ini adalah untuk memenuhi proyeksi pertumbuhan kebutuhan listrik di wilayah tersebut.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN