Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Telkom Indonesia. Foto: IST.

Telkom Indonesia. Foto: IST.

Telkom Ikut Danai Fintech Cermati

Rabu, 5 Mei 2021 | 22:45 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya, MDI Ventures, turut berpartisipasi dalam pendanaan Seri C untuk Cermati pada April 2021. Pendanaan tersebut akan digunakan untuk mendukung pengembangan tim dan produk Cermati.

Cermati merupakan salah satu perusahaan fintech di Indonesia yang menawarkan berbagai produk finansial ke lebih dari 20 juta pengguna. Salah satu produk yang dikelolanya antara lain Cermati.com, sebuah marketplace untuk produk finansial dengan trafik terbesar di Indonesia. 

Lini bisnis yang dijalankan antara lain digital insurance melalui Cermati Protect dan bisnis fintech lending. Melalui Big Data dan AI, Cermati berencana mengembangkan micro insurance dan juga micro lending products yang menyasar pasar yang belum terlayani.

CEO MDI Ventures Donald Wihardja menjelaskan, dengan dukungan TelkomGroup sebagai salah satu investor utama, Cermati akan memperluas distribusi produk mereka melalui jaringan luas yang dimiliki oleh TelkomGroup serta perusahaan-perusahaan dan BUMN lainnya. 

"Kami turut mendukung Cermati dalam menawarkan produk-produk micro insurance dan micro lending supaya bisa berperan penting terhadap inklusi keuangan Indonesia," ujar Donald dalam keterangan resmi, Rabu (5/5).

Di lain pihak, Managing Partner Centauri Fund Kenneth Li menjelaskan, bersama MDI Ventures, KB Financial Group juga ikut ambil bagian dalam investasi Cermati melalui KB-MDI Centauri Fund. Dipilihnya Cermati karena KB-MDI Centauri Fund melihat perusahaan ini potensi pertumbuhan yang masih sangat besar. Karena itu, dengan ekosistem yang dimiliki TelkomGroup dan KB Financial Group, pihaknya bisa membantu mengakselerasi penetrasi keuangan kepada segmen unbanked dan underbanked di Indonesia.

CEO dan Co-Founder Cermati.com Andhy Koesnandar menjelaskan, pihaknya mengapresiasi kerjasama dengan MDI Ventures yang memiliki keahlian dalam membangun perusahaan rintisan. Pihaknya berharap dapat memanfaatkan jaringan MDI yang kuat di lingkungan Telkom Group dan BUMN dapat meningkatkan kapabilitas produk dan aset kami. Investasi dan sinergi ini akan mempercepat visi Cermati dalam memanfaatkan teknologi untuk membantu mencapai inklusi keuangan.

"Sejalan dengan visi Telkom Group yang tengah bertransformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital, kerjasama dengan Cermati menjadi salah satu jawaban atas tantangan industri digital, mendukung digitisasi nasional, dan untuk menginternalisasi agenda transformasi," kata dia.

Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya mengatakan bahwa investasi di Cermati akan melengkapi ekosistem digital fintech yang tengah dikembangkan oleh MDI sebagai corporate venture capital Telkom Group. Ke depan, Budi berharap adanya kolaborasi antara anak perusahaan dan entitas unit bisnis Telkom Group dengan Cermati untuk melahirkan produk-produk digital yang inovatif, khususnya di sektor financial services.

Sampai dengan saat ini, MDI telah berinvestasi di lebih dari 50 start-up di Indonesia dan Global. Untuk tahun 2021, MDI mempunyai fokus investasi di bidang Fintech, Agritech, Logistic, Health, New Retail dan Deep Tech. “Konsistensi MDI dalam berinvestasi di startup merupakan bentuk komitmen Telkom Group dalam memperkuat bisnis digital di tanah air dan mendukung akselerasi digitalisasi Indonesia,” jelas Budi.

IPO Start-up

Adapun MDI Ventures menargetkan minimal dua portofolio investasi perusahaan rintisannya (start-up) menyandang gelar unicorn pada 2021-2022. Kenaikan valuasi start-up tersebut, salah satunya akan dipicu oleh masuknya investor baru.

Kenneth mengatakan, perseroan berharap beberapa portofolio start-up memiliki valuasi lebih dari US$ 1 miliar dalam satu hingga dua tahun mendatang. Kehadiran investor baru pada beberapa start-up tersebut nantinya bisa disebut sebagai validasi dan apresiasi terhadap performa yang sangat baik selama 2020.

MDI Ventures, kata Kenneth, telah memiliki lebih dari 50 portofolio yang start-up. Sepanjang 2021, perseroan akan fokus mengucurkan investasi kepada startup potensial, ketimbang mencari penggalangan dana investasi baru. Pasalnya, dana investasi kelolaan perseroan telah mencapai lebih Rp 10 triliun.

Sebagai informasi, MDI Ventures menyalurkan pendanaan bagi start-up di Indonesia menggunakan dana dari Telkom melalui Telkom Fund I senilai US$ 100 juta, dan Telkom Fund II senilai US$ 500 juta. Lalu, ada pengelolaan dana investasi bernama Centauri Fund hasil kerjasama dengan KB Financial Group senilai US$ 150 juta.

Tak ketinggalan, kolaborasi dengan Telkomsel melalui TMI Fund senilai US$ 40 juta. Terakhir, aliansi dengan modal ventura asal Amsterdam, Belanda, Finch Capital melalui Arise Fund senilai US$ 40 juta.

Selain fokus investasi, MDI juga berencana membawa minimal empat portofolio investasi start-up untuk melangsungkan IPO saham dalam periode dua tahun ke depan. Aksi ini merupakan strategis exit perusahaan. Adapun satu start-up ditargetkan IPO pada kuartal I-2021.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN